JAWA BARAT PEDULI

October 12, 2009

Laporan Assessment Kab. Padang Pariaman 2009-10-11

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Assessment DAMAGE & NEEDS Bencana Gempa di Kab. Padang Pariaman

Sumber I: Posko Wanadri
Kantor Bupati Kab. Pariaman
Jl. Mohd. Syafei No. 10, Pariaman
Kontak: Ardhesir Yaftebbi

Sumber II: Posko Bersama Relawan Jawa Barat
Gedung Inspektorat Bupati Kab. Pariaman
Jl. Saharjo 17, Pariaman
Kontak: Ahmad Ifran, Soma Suparsa

Status data: per 11 Oktober 2009 pkl. 07.00 wib

Coverage:

  1. 2x11 Enam Lingkung
  2. 2x11 Kayu Tanam
  3. Batang Anai
  4. Lubuk Alung
  5. VII. Koto
  6. Sungai Geringging
  7. Padang Sago
  8. Patamuan
  9. V. Koto Timur
  10. IV. Koto Aur Malintang
  11. Batang Gasan
  12. Sungai Limau
  13. V Koto Kampung Dalam
  14. Enam Lingkung
  15. Nan Sabaris
  16. Sintuk Tobo Gadang
  17. Ulakan Tapakis 
Unduh file 20091011-RELAWAN_JAWA_BARAT-rekap_assesment_kab_padang_pariaman.xls

October 10, 2009

Assessment Report dari Pariaman

Filed under: Data dan Informasi

Laporan assessment wilayah terdampak Gempa Sumatera Barat

9 Oktober 2009
Sumber: POSKO BERSAMA RELAWAN JAWA BARAT
Jl. Saharjo 17, Kab. Pariaman
Coverage: 2x11.6 Lingkung, Lubuk Alung
Unduh file 20091009-assessment-2x11_6_lingkung-lubuk_alung.xls

8 Oktober 2009
Sumber: POSKO BERSAMA RELAWAN JAWA BARAT
Jl. Saharjo 17, Kab. Pariaman
Coverage: Nan Sabaris, Hana Banis, Sungai Geringging, Sungai Sarik
Unduh file 20091008-assessment-nan_sabaris_hana_banis_geringging_sungai_sariak.xls

 

 

October 7, 2009

Rekapitulasi Data Korban dan Kerusakan di Kota Padang

Filed under: Data dan Informasi

Rekapitulasi Data Korban dan Kerusakan di Kota Padang

Sumber: Badan Penanggulan Bencana Daerah Kota Padang/ Diskominfo Kota Padang
Disunting dan disesuaikan untuk format spreadsheet oleh Jawa Barat Peduli

Status data: Sementara, per Rabu, 07 Oktober 2009 pkl. 12.00 WIB

Unduh file - 20091007-1200-rekapitulasi data kerusakan dan korban jiwa kota padang.xls

Laporan Assessment Kab. Padang Pariaman 2009-10-07

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Assessment Bencana Gempa di Kab. Padang Pariaman

Sumber I: Posko Wanadri
Kantor Bupati Kab. Pariaman
Jl. Mohd. Syafei No. 10, Pariaman
Kontak: Ardhesir Yaftebbi

Sumber II: Posko Bersama Relawan Jawa Barat
Gedung Inspektorat Bupati Kab. Pariaman
Jl. Saharjo 17, Pariaman
Kontak: Ahmad Ifran, Soma Suparsa

Status data: sementara, per 07 Oktober 2009 pkl. 07.00 wib

Coverage:

  1. Pariaman Utara,
  2. Patamuan,
  3. Kampung Dalam,
  4. Sintuak Toboh Gadang
  5. Sungai Kemuning
  6. Batang Anai
  7. Sungai Geringging
  8. Sei Sarik
  9. Padang Sago
  10. Pariaman Tengah,
  11. Ulakan Tapakis,
  12. Pariaman Selatan,
  13. Sungai Limau,
  14. Lima Koto Timur
  15. Nan Sabaris
  16. Aur Malintang
  17. Malalak
Unduh file 20091007-0700-rekap assesment kab padang pariaman.xls

October 5, 2009

Laporan Assessment Kab. Padang Pariaman 2009-10-04

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Assessment Bencana Gempa di Kab. Padang Pariaman per 4 Oktober 2009

Sumber: Posko Bersama Wanadri
Kantor Bupati Kab. Pariaman
Jl. Mohd. Syafei No. 10, Pariaman
Kontak: Ahmad Ifran, Soma Suparsa, Ardhesir Yaftebbi

Status data: sementara

Coverage: Pariaman Utara, Patamuan, Kampung Dalam, Pariaman Tengah, Pariaman Selatan, Sungai Limau, Malalak, Agam.

Unduh 20091004-DAMAGE_AND_NEED_PARIAMAN-WANADRI.xls.

October 3, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4

tanngal publikasi 03 Oktober 2009 pukul 10.19 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Kerusakan dan Kehilangan -

1. Sampai dengan pukul 02/10 12.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat gempa menurut laporan dari Satkorlak PB Prov. Sumbar sebanyak 448 orang, dengan rincian 197 orang di Kota Padang, 49 orang di Kota Pariaman, 7 orang di Kota Bukittinggi, 184 orang di Kab. Padang Pariaman, 7 orang di Kab. Pesisir Selatan dan 4 orang di Kota Solok. Selain itu sebanyak 241 orang mengalami luka berat dan 2.095 orang lainnya luka ringan.
Dilaporkan pula, rumah penduduk yang mengalami rusak berat sebanyak 12.245 unit, rusak sedang 3.046 orang dan 5.468 rusak rusak ringan. Kerusakan tersebar di 8 Kabupaten/Kota, yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kab Padang Pariaman, Kab Pesisir Selatan, Kota Solok, Kota Padang Panjang dan kab Pasaman Barat (BNPB 02/10 1454).

2. Korban tewas gempa Sumatera Barat hingga pukul 24.00 WIB, Sabtu (3/10), mencapai 471 orang dengan korban luka 2818 orang. "Sebagian besar korban luka mengalami patah tulang," kata Rustam Pakaya, Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (tempointeraktif 08.21)

3. Di Kabupaten Agam, ditemukan 18 orang korban tewas dan sekira 1.600 masih dalam upaya pencarian. Korban yang cukup banyak berada di kecamatan Malalak akibat tertimbun longsoran bukit. Sekitar 5.000 rumah rusak berat hingga sedang dan setidaknya 400 orang mengungsi ke tempat penampungan dan ke rumah kerabat dekat mereka.
Kecamatan yang dilanda gempa di Agam adalah Kec. Malalak, Tanjung Raya, Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Kec. Tanjung Mutiara.
Desa Jorong Galapung, Batu Nanggai, Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, hingga Jumat masih terisolasi.
Warga Agam saat ini kesulitan BBM. Di pengecer harga bensin mencapai Rp. 20 ribu/liter dan stok terbatas.

4. Di Kampung Jamba, Kecamatan Ulakan Tapakin, Kabupaten Pariaman belum ada bantuan sama sekali. Padahal, rumah-rumah roboh dan banyak korban yang timbul. Di Kampung Toboh Olo, Kecamatan Ulakan Tapakin, juga belum ada bantuan sama sekali. Tercatat 130 rumah roboh dan warga kehilangan tempat tinggal. Antrian panjang di pompa bensin Solok, Padang Pariaman. Harga bensin melejit hingga menembus Rp30,000 per liternya. Kontak di Kecamatan Ulakan Tapakin adalah Bapak Hendri, seorang Korong atau Kepala Kampung di Toboh Olo. (mediacenter 00.04)

5. 512 rumah porak poranda di Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.
Di Lolo terdapat 32 buah rumah rusak total, 74 rusak berat dan 62 rusak ringan. Desa Lempur Mudik, Lempur Hilir, Lempur Tengah, Dusun Baru Lempur, Desa Talang Kemuning, Tanjung Sam serta Desa Sungai Hangat di Kecamatan Gunung Raya merepukan daerah yang mengalami dampak (mediacenter 02/10 22.24).

6. Korban gempa di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, yang rumahnya rata dengan tanah hingga kini belum mendapat bantuan, terutama tenda dan makanan. Di desa itu, 80 persen rumah warga ambruk, mulai dari Pasar Kurai Taji, Kampung Apar, Palak Aneh, Kampung Sikumbang hingga Tebing Runtuh (tvone 08.22).

7. 650 narapidana pria dan wanita termasuk petugas LP yang ada di LP Muara Padang, Sumatra Barat selamat, namun sangat membutuhkan bantuan logistik berupa bahan makanan dan air bersih (tvone 6.12).

8. Data dari lima kecamatan di Jambi, sedikitnya 465 rumah penduduk rusak berat, 984 rusak ringan, 59 rusak total atau ambruk. Gempa juga merusak bangunan masjid, sebanyak 14 masjid rusak berat. Sarana umum yaitu, dua gedung pemuda, rumah adat ambruk, dan satu puskesmas di Kecamatan Gunung Raya juga ambruk. Data Dinas Pendidikan di Kecamatan Gunung Raya, 38 sekolah mengalami kerusakan. Rinciannya, 8 bangunan SD rusak berat, 2 bangunan SMP rusak berat, 1 banguan juga rusak berat. Sedangkan, 28 gedung sekolah lainnya mengalami kerusakan ringan. Diberitakan pula warga membutuhkan bantuan psikososial karena ada gejala traumatis. (vivanews 03.23).

9. Berdasarkan pengamatan tim PMI dari udara, di Desa Bukit Pinang, Kampung Pauh ada 50 KK yang kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka rusak berat. Sebagian dari mereka tinggal di mushola dan mendirikan tenda-tenda dari plastik buatan sendiri (detiknews 04.10).

- Akses dan Transportasi -

1. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Agam-Padang Pariaman banyak yang terbelah. Badan jalan di sebagian tempat di titik-titik tertentu terbelah dua dengan lebar lebih dari 15 cm dengan panjang hampir 50 meter. Hal ini tentu saja menjadi penghalang penyaluran bantuan bagi korban gempa.
Rusaknya badan jalan terjadi di beberapa titik sampai menuju Kota Pariaman ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untukmeminta sumbangan. Mulai dari perbatasan antara Agam-Pariaman, sedikitnya ada 20 titik peminta sumbangan. Kondisi ini membuat macet lalu-lintas hingga 2 kilometer (wawasandigital 2/10).

2. Jalur kereta api di Kota Padang masih belum dapat difungsikan (suryalive).

3. Beberapa titik akses dan kondisi jalur:
   - Dari Jambi dan Muara Bungo. Melalui Koto Baro via Solok, Lubuk Selasih, Sitinjau Lauik - Padang.
   - Pekanbaru ke Payakumbuh, Batu Sangkar, Solok, Lubuk Selasih, Sitinjau Lauik - Padang.
   - Jalur darat dari Bengkulu ke Padang terputus di Bengkulu Utara.
   - Jalur Solok kondisi jalan tinggal setengah jalan (satu jalur)
   - Sedangkan jalan Padang Panjang - Padang terputus (diperkirakan perbaikan dibutuhkan waktu 3 hari). (Sampoerna Rescue melalui mediacenter 02.36)

4. Transportasi untuk pengangkutan barang bantuan dan logistik yang disediakan oleh beberapa pihak, diantaranya adalah:
   - PT. Pelni, Tanjung Priuk. Untuk orang, logistik dan kendaraan dengan kapal Penumpang dan RORO. Kontak Sekretariat Humas PT Pelni (021–6301249)
   - Mandala Airlines menyediakan bantuan angkutan cargo max 2 ton per hari. Sdri Trisia Megawati 0811190166, Sdr Arie Andrianto 0811818737. POO: Cengkareng.
   - Cardig Air menyediakan space untuk barang bantuan dan logistik. Sdr Devi Munthe. 08161961550. POO: Cengkareng.
   - RPX menyediakan bantuan satu unit pesawat cargo kapasitas 14,5 ton dari Jakarta ke Padang berangkat Sabtu tgl 3 Okt 2009. Kontak +62816742259. POO: Cengkareng
   - Garuda menyediakan cargo gratis ke Padang. POO: Cengkareng. Kontak Humas Garuda.

5. Arus lalu lintas dari Bukit Tinggi menuju Padang macet. Di Lembah Anai di Pemkot Padang Panjang terjadi antrean panjang kendaraan minimal 20 km dari arah yang berlawanan. Lama perjalanan normal 2 jam, pada kondisi macet menjadi 7 sampai 8 jam (detiknews 01.32)

- Telekomunikasi, Air, Listrik dan BBM -

1. Sejak Jumat malam pukul 23:00 WIB sebanyak delapan trafo distribusi yang memasok listrik ke Kota Pariaman dapat dinyalakan. Aliran listrik di Kota Padang dan Pariaman yang merupakan daerah terparah kena dampak gempa sudah menyala sebagian. Dilaporkan 2 gardu induk listrik hancur, puluhan tiang listrik tumbang dan kabel-kabel jaringan terputus. Gardu induk yang rusak adalah yang mendistribusikan listrik dari pembangkit-pembangkit dari Lubuk Alung (PLTA Singkarak), Simpang Haru (PLTD) dan Pauh Lima (PLTG), karena itu PT PLN mengalami kerugian mencapai Rp170 miliar. 184 petugas sudah dikerahkan oleh PLN untuk memulihkan jaringan listrik (antaranews 08.29)

2. Air di kota Padang belum mengalir. Dukungan air bersih sangat diperlukan.

3. Akses Internet gratis tersedia di Posko Bandar Udara Halim Perdanakusuma sejak Jum’at 02/10 (airputih mediacenter 00.32).

4. Akses Internet gratis tersedia di halaman dan tenda di sekitar Kantor Gubernur Sumatera Barat (airputih mediacenter 00.25)

5. Akses BBM melalui SPBU di Kota Padang masih belum pulih. BBM langka.

6. Akses telekomunikasi dari beberapa provider dilaporkan mulai pulih, namun beban masih tinggi dan karenanya masih sering terjadi kongesti.

- Respon Pemeritah RI -

1. Pemprop Jambi mengirimkan 18 unit alat berat ke Sumatera Barat dan
Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi untuk membantu penanganan longsor. Satu unit shouel loader dan satu unit escavator untuk Propinsi Sumbar. Ke Kabupten Kerinci Pemprop Jambi mengirimkan escavator, greder, shouel loader masing-masing dua unit serta 10 unit dump truk. Alat berat untuk Kabupaten Kerinci diperuntukkan membuka jalur atau akses satu-satunya menuju Kabupaten Merangin. (elshinta 8.10)

2. BNPB Tidak Membuka Posko Pendaftaran Relawan Gempa Sumbar. Menanggapi berita yang dilansir oleh Okezone.com tentang "BNPB buka Posko Pendaftaran Relawan Gempa", pada hari Kamis, pukul 17.18 WIB, diklarifkasikan bahwa berita tersebut tidak benar. BNPB tidak membuka Pendaftaran Relawan untuk penanganan Gempa di Sumatera (BNPB 10.46).

- Respon Relawan Nasional -

1. PMI Pusat mendirikan rumah sakit lapangan di Padang dan Pariaman serta unit Restoring Family Link (RSL) untuk membantu memulihkan hubungan keluarga yang terpisah. Selain itu tim MAT (Medical Action Team) PMI dengan kekuatan 32 orang sudah beroperasi sejak hari pertama (tempointeraktif 02/10)

2. Posko darurat Sampoerna Rescue di Kelurahan Koto Panjang, Ikur Koto. Tepatnya di By pass KM 16. Posko beroperasi sekaligus sebagai posko pengungsi, darurat dan layanan medis. Tersedia 2 dokter untuk melayani bantuan medis. Tim Sampoerna Rescue yang menempuh jalan darat diperkirakan memasuki Padang pada Sabtu (03/10).
Tim Darat Sampoerna Rescue membawa 20 relawan, 2 ambulans 4 WD, 1 truk logistik, 1 mobil penjernih air, 1 mobil dapur umum dan 2 mobil jelajah.
Kontak Tim Sampoerna Rescue, Kukuh Dwi Kristianto, 08330388836.

3. Tim ERU (Emergency Response Unit) Watsan PMI berkekuatan 6 kendaraan dan 6 unit Water Treatment Plant (WTP) akan berangkat dari Bandung ke Padang melalui Tanjung Priuk menggunakan KRI. Kontak ERU Watsan PMI: Ezra 0812 200 4959, Herry Soetrisno 0813 200 73809

4. Tim dari berbagai instansi termasuk relawan dari Corps Mahawarman akan berangkat menuju Minangkabau pukul 10.00 dari Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung. Kontak Dansatgas Corps Mahawarman, Bpk. Taufik 022 7694 6800

5. Tim dari IOF Riau saat ini sudah berada di ds. Kapalo Kato, Pariaman. Tim akan menyisir daerah terisolir ke Mudik Balai. Tim selanjutnya akan menuju menuju Tandikek, Kabupaten Pariaman bergabung dengan tim IOF Bukittinggi. Dilaporkan pula bahwa IOF Sumut berangkat malam ini menuju Sumbar, dgn 9 unit kendaraan. Kontak IOF Sumut: Edy Rangkuti Hp 0811610077, Tel Sat 086811038345. Kontak IOF Riau Bp. Agus Purnomo
+62812 7527 100, 0761 707 5300. Kontak IOF Pusat: Ronny, +62815 920 7278, +62813 8373 2728

- Respon Internasional -

1. Tim UN-DAC telah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan SAR Internasional.

2. Enam personil dari Dinas Pemadam Kebakaran Inggris dan empat dari Skotlandia berangkat tadi malam dari inggris dengan membawa sensor panas dan suara yang bisa mendeteksi keberadaan mahluk hidup yang tersembunyi di balik puing bangunan. Mereka adalah bagian dari International Rescue Corps yang yang sudah berpengalaman di Aceh sejak 2001. Selain kedua negara itu, Singapura, Jepang Turki, Hungaria, Swiss, dan Jerman juga mengirim tenaga ke Padang (tempointeraktif 02/10 16.08).

3. Pemerintah Hungaria dan Baptist Aid mengirimkan bantuan kemanusian. Tim dipimpin Mayor Peter Jackovics dengan 19 tenaga medis dan tenaga search and rescue. Mereka dilengkapi peralatan SAR terkini dan enam anjing pelacak yang dilatih khusus menggunakan pesawat (metrotvnews 02.05).

4. Telecoms san Frontieres atau tim telekomunikasi tanpa batas sudah berada di Kota Padang untuk membantu permasalahan teknologi informasi dalam keadaan darurat (mediacenter 04.21).

5. Departemen Keadaan Darurat Federasi Rusia mempersiapkan dua pesawat terbang yang dilengkapi tim dokter, psikolog, regu penolong, anjing pelacak dan peralatan lainnya. Begitu surat izin atau clearance didapat, maka kedua pesawat itu akan segera diterbangkan (tvone 9.08)

- Kontak dan Jalur Komunikasi Penting Lain -

1. Jalur komunikasi RPU RAPI Bandung - Sumatera Barat di frekuensi VHF input 142.025 MHz output 143.575 Mhz
2. Jalur Komunikasi VHF 145.000 untuk koordinasi di Kota Padang.
3. Jalur komunikasi radio panggil di frekuensi HF 7.065 MHz
4. Hotline Gempa Sumatera Barat 0751 9824971 s/d 9824980, FREE CALL di
Padang
5. SAR PADANG 0751-484533
6. TNI PADANG 0751-28718
7. KOGAMI (Komunitas Siaga Tsunami, Padang) 0751-7860280
8. SATKORLAK PADANG 0751-812550
9. Posko Wanadri, Halaman samping kantor Walikota Pariaman. Jl. Imam bonjol 44 Cimparuh, Pariaman. Soma Suparsa - 0813 2156 4375, Ahmad Ifran - 0813 6732 4830
10. LO di  Posko Hanggar Bandara Internasional Minangkabau
Andreas (Wanadri) - 0818 982 574
11. Dr. Jack (Yayasan Ibu) di Padang - Pariaman 0819 1046 6333
12. Posko penanggulangan Bencana Masyarakat sipil. Jl. Tegal parang utara No.14 Jakarta Selatan. Tlpn. 021-7941672. Akun bank:  No Rekening Mandiri 0700004009002, Atas nama Yayasan WALHI, Swift Code:  BEIIIDJA. Kontak koordinator Ali Akbar (WALHI) Hp :0811735962, (boengbklu@gmail.com).

  • Posko Sumatera Utara. Jl. Sei Serapuh No.20, Kel.Medan Baru Medan – Sumatera Utara 20154, Syahrul Isman. 0813-86672188, t/f : 061-4579002 e-mail: sagala_is@yahoo.co.id.
  • Posko Sumatera barat. Jl. Beringin III No. 9 Padang – Sumatera Barat. Khalid Saifullah, 081363482946, t/f : 0751-7054673, 7050883, e-mail: ipul_padang@yahoo.com.
  • Posko jambi. Jl. T. Sulaiman Lorong Setiabudi No. 41 Rt 27/09 Kel. Tambak Sari - Jambi. Arief Munandar, 0812-74375845, t/f :0741 26672 / 0741-25304, e-mail: arifwalhi@gmail.com.
  • Posko Riau. Jln. Arjuna no.22 , Labuh Baru Pekanbaru. Hariansyah Usman/ Kaka, 0761-62169, 0812-76699967, e-mail: tikoe@yahoo.com
  • Posko Bengkulu. Jl. Hibrida 2 No.15 RT.08/02 Kel. Sidomulyo, Gading Cempaka Kota Bengkulu. Zenzi Suhadi, 0813-77600607, T/F :0736- 345656, e-mail: zenzi_anggrekbkl@yahoo.co.id.

- Informasi Lain -

1. Relawan yang akan masuk ke kota Padang diharapkan mempersiapkan diri
sebaik-baiknya. Usahakan terlebih dahulu melakukan vaksinasi ATS
(tetanus). Dan sehubungan dengan kondisi basah di lokasi diperkirakan
akan lebih mempercepat proses pembusukan mayat yang masih terperangkap
di dalam reruntuhan. Untuk itu sanitasi di lapangan maupun di
pengungsian harus sangat diperhatikan.

**********

*untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli
atau melalui milis.
**informasi penanganan dan perkembangan gempa dapat rekan-rekan kirimkan
kepada kami untuk dapat dikompilasi dan disebarkan kembali pada rilis
selanjutnya.
***koreksi atas pemberitaan ini silahkan dikirimkan melalui kami.

**********

Informasi selanjutnya mengenai publikasi ini:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
http://groups.google.com/group/jabarpeduli
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT! dan INDONESIAGA!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

October 1, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #3

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #3

tanngal publikasi 01 Oktober 2009 pukul 22.45 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Perkembangan Situasi di Lapangan -

1. Hingga kini, sebanyak 529 orang meninggal. Korban paling banyak berasal dari Kota Padang, yakni 376 orang. Sedangkan di Pariaman 11 orang, Pasaman 75 orang, Padang Panjang tiga orang dan Padang Pariaman 62 orang. Diperkirakan, jumlah korban meninggal akan terus bertambah, mengingat evaluasi masih belum bisa dilakukan secara maksimal. Seluruh jenazah berada di rumah sakit di kota-kota di Sumbar. Korban terluka pun tak kalah banyak (liputan6 19.41)

2. Pantauan udara di sekitar kota Padang menunjukkan masih banyak daerah yang belum terjangkau dan terisolir karena banyak jembatan yang rusak (Bpk. Ian, Sekjen PMI Pusat).

3. Ratusan warga Sungai Rambah, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, yang rumahnya hancur akibat gempa berkekuatan 7,6 skala richter (SR), Rabu saat ini masih bertahan mengungsi ke Lubuk Alung (kawasan perbukitan). Warga yang kehilangan tempat tinggal itu ditampung di sejumlah  rumah-rumah penduduk, balai desa dan sebagian lagi di tenda-tenda yang didirikan oleh pemerintah daerah setempat (kompas 18.25).

4. Sebanyak 25 rumah warga di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin yang berbatasan dengan Kecamatan Lempur,  Kabupaten Kerinci rusak berat akibat gempa 7.0 SR (kompas 17.13).

5. Laporan terkini dari PMI Daerah Jambi juga menyampaikan, 4 desa yang terkena dampak gempa di Kecamatan Gunung Raya juga mengalami kerusakan. Hasil assesment tim relawan PMI di lokasi gempa menyatakan, di Desa Lempur terdata ada 37 rumah Rusak Berat, di Desa Wonogedong terdapat 70 rumah Rusak Ringan, Desa Lolo Gedang ada 45 rumah Rusak Berat dan 30 rumah Rusak Ringan. Terakhir, di Desa Lolo Keci juga terdata ada 69 rumah Rusak Berat, 1 rumah hancur total. Sarana umum yang terdata rusak adalah satu masjid dan satu unit gedung balai desa rusak. Dari seluruh kerusakan yang dialami oleh warga kecamatan Gunung Raya ini, maka PMI mengabarkan bahwa kebutuhan yang cukup mendesak di lokasi gempa adalah tenda keluarga dan velbed (pmi).

- Akses dan Transportasi -

1. Jalur transportasi darat Padang Panjang - Padang sudah terbuka sejak sore tadi walau bergantian karena masih ada longsoran batu yang menghalangi (Suhardi, Kepala Balai PU Sumatera Barat via Elshinta). Di jalur Silaing terdapat 14 titik longsoran.

2. Jalur transportasi darat arah utara, timur, maupun selatan dari Padang dilaporkan sejak sore tadi sudah dapat diakses (Suhardi, Kepala Balai PU Sumatera Barat via Elshinta). Jalur dari Solok menuju Padang dilaporkan macet.

3. PT. Pelni diinformasikan dalam waktu dekat akan memberangkatkan kapal penumpang yang dapat dimanfaatkan oleh relawan maupun dorongan logistik ke Padang. Namun sejauh ini jadwal keberangkatan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. Lama perjalanan diperkirakan 1.5 hari dan kapal akan merapat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Direncanakan pula kapal RORO yang dapat memuat kendaraan juga akan berangkat dalam waktu dekat. Relawan yang akan berangkat diharapkan membawa surat tugas dari lembaganya masing-masing. Kontak Humas PT. Pelni (Bpk Agus) di 021 6301249

4. PT. Garuda Indonesia membuka akses untuk pemberangkatan paket logistik dan barang bantuan ke Kota Padang (tvone 16.32)

5. BNPB membuka posko relawan di Halim Perdanakusumah, Jakarta. Bagi para relawan yang akan berangkat dapat menggunakan fasilitas di Halim. Relawan yang diprioritaskan adalah relawan medis dan personil evakuasi serta harus mampu mandiri di lokasi bencana. Kontak koordinator relawan BNPB Bpk. Fathul Hadi di 08161634360

- Telekomunikasi, Air, Listrik dan BBM -

1. Listrik di kota Padang dilaporkan masih mati. Padamnya aliran ini masih menjadi kendala terbesar bagi berlangsungnya jaringan komunikasi selular.
2. Air di kota Padang belum mengalir. Dukungan air bersih sangat diperlukan.
3. Jaringan selular Telkomsel dilaporkan kondisinya cukup parah, pagi tadi kapasitas link baru pulih sebesar 30%.
4. Jaringan selular yang masih aktif walau belum sepenuhnya normal adalah Pro-XL, Telkom Flexi dan Axis.
5. Jaringan telepon tetap Telkom dikabarkan mulai berfungsi walau beberapa STO masih turun.
6. Jaringan selular Indosat terputus jaringan fiber optik dari Padang ke Medan. Sampai sore tadi kapasitasnya pulih sebesar 80% namun layanan data melalui GPRS dan Blackberry normal.
7. Jaringan selular Bakrie Telecom, Esia, dilaporkan mengalami gangguan.
8. Pertamina menjamin pasokan BBM setelah jalur transportasi BBM dari depo Teluk Kabung menuju kota Padang sudah dapat dilalui truk pengangkut tanki. Selain itu Pertamina juga sudah menggunakan jalur alternatif penyaluran yaitu  tanker dari Teluk Kabung ke Dermaga Muaro Padang (kompas 17.54).
Sementara itu dilaporkan baru 14 unit dari total 20 unit SPBU di Kota Padang yang beroperasi 24 jam penuh (antaranews 17.04).
9. Dilaporkan dari lapangan bahwa bahan bakar di beberapa wilayah masih sulit, beberapa oknum warga menjual bensin secara eceran di depan SPBU dengan harga Rp. 15.000 per liter.

- Respon Pemeritah RI -

1. Presiden SBY mempersilahkan bila ada negara luar yang ingin membantu bencana gempa Sumatera Barat, namun kendali tetap dipegang oleh Pemerintah RI.

2. Pemerintah DIY menggelar rapat koordinasi untuk membantu bencana gempa Sumatera Barat. Gubernur DIY akan mengirimkan bantuan berupa barang, obat-obatan dan peralatan kesehatan, serta tim teknis. Tim teknis dari DIY diharapkan bisa membantu pemerintah Sumatera Barat dalam melakukan fase tanggap darurat dan rehabilitasi. Pemprov DIY juga berkomitmen untuk membantu mahasiswa asal Sumatera Barat di Yogyakarta yang orang tuanya meninggal akibat gempa. Pemprov berencana memberi bantuan berupa beras dan lauk pauk selama 6 bulan supaya para pelajar tersebut tidak putus kuliah. (kompas 19.02).

3. Departemen PU mengirimkan 5 unit mobil tangki air, 2 unit mobil penjernih air, 3 unit instalasi penjernih air, 6 buah jerigen, 100 unit tenda THD, 100 WC, 40 unit hidran umum dan 10 unit pompa tangan melalui laut. Sedangkan melalui jalur darat telah dikirimkan 10 unit hidran, 1 unit inslasi penjernih air, 24 unit WC darurat, 100 unit jerigen air, 200 meter pipa plastik.

4. SAR Medan telah mengirimkan 12 orang ke Padang Pariaman, sedangkan SAR Pakanbaru mengirimkan 13 orang, 2 unit truk rescue dan 2 unit mobil rescue.

5. TNI telah mengerahkan pasukan dan peralatan untuk membantu korban gempa.   Pengerahan pasukan terdiri dari Mabes TNI (Puskes TNI 68 orang tenaga medis) ; TNI AD (Korem 032/WRB sebanyak 2 Satuan Setingkat Peleton (SST),  Kodim 0308/Pariaman 100 personel, Kodim 0312/Padang 1 SST, Kodim 0417/Kerinci 1 SST, Yonif 131/Braja Sakti 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK), Yonif 133/Yudha Sakti 2 SSK, Denzipur 2 Payakumbuh 1 SSK) ; TNI AL (Lantamal II Padang 1 SSK) ; TNI AU (Lanud Padang 1 SSK).
TNI juga mengerahkan 3 Hercules TNI AU, 7 KRI dan 1 Heli TNI AL untuk melaksanakan dukungan angkutan bantuan sosial bagi masyarakat dan membantu pelaksanaan proses evakuasi korban. Pada hari pertama, 3 Hercules TNI AU sudah melaksanakan pengangkutan bantuan sosial dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, yang terdiri dari : bantuan Puskes TNI (ambulance 1 unit, tenda kesehatan 37 koli, obat-obatan 49 koli) ; Babek TNI (tenda serba guna 4 koli, tenda VIP 6 koli, tenda peleton 40 koli, velbed 3 koli, T2 ABC 390 koli, TB 1 sebanyak 130 koli, FD 3 sebanyak 55 koli, kompor lapangan 22 koli, bahan bakar padat 39 koli) ; Depkes RI (barang campuran 135 koli) ; BNPB (kelambu 120 koli, selimut 48 koli, alat dapur 100 koli, tenda gulung 50 koli, genset 10 koli, family kit 7 koli, kid ware 16 koli, pakaian 4 koli) ; Rescue Jakarta (barang campuran 3 koli) ; Sumbangan dari masyarakat berupa barang campuran sebanyak 32 koli.
Sementara itu, 7 KRI yang disiapkan di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta, pada hari pertama pasca gempa, Kamis (1/10) mengangkut 300 personel Marinir, 1 ambulance, 3 dump truck, 3 truk, bego 1 unit dan mobil tangki air 1 unit.   Selain itu, diangkut pula alat perlengkapan lapangan satuan, genset, tenda dan perlengkapan dapur lengkap.
Bantuan dari Pangkostrad yang diangkut oleh KRI berupa 3 unit water rescue (alat pemroses air siap minum) 3 truk tangki air, 1 ton peralatan dapur lapangan, 1 peleton kesehatan untuk mendirikan RS lapangan serta obat-obatan.  Bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum Pusat berupa 5 truk tangki air, 2 truk tenda dan perlengkapan lapangan serta 5000 handuk sumbangan dari masyarakat (elshinta 20.12)

5. Saat ini tim evakuasi masih terus bekerja di lapangan dengan berbagai alat bantu. Baik alat berat maupun alat tradisional untuk menarik korban dari puing-puing bangunan.

- Respon Relawan Nasional -

1. Tim TIREC FKKBPA-BR dengan kualifikasi SAR dam Psikososial berkekuatan 7 orang akan berangkat malam ini. 5 orang merapat ke Halim Perdanakusumah, 2 orang menggunakan truk membawa tenda dan obat-obatan melalui jalan darat. Kontak: Acil 08122441919, Capung 081312708170

2. Tim Yayasan Ibu dilaporkan sudah berada di kota Padang. Kontak dr. Jack: Jl. Asahan No 7. Kompleks GOR Haji Agus Salim, Padang  0751- 443792, 081910466333

3. Tim Indonesia Offroad Federation (IOF) Komda Sumut masih berusaha menembus jalur Pasaman Barat menuju Kota Padang melalui pesisir pantai. Sementara itu komisariat daerah di  wilayah lain di Sumatera dan IOF pusat standby menunggu hasil assessment dari lapangan. Kontak tim IOF Komda Sumut Bpk. Omen +628197202973.

4. Tim pencari yang telah diturunkan di Kota Padang berasal dari TNI-AD sebanyak 1.200 personel, Polri (1.200), TNI-AL (300), TNI-AU (100), relawan (1.000), Pramuka (200), PMI (130), Pemadam kebakaran (100) (tvone 21.16).

5. Bulan Sabit Merah Indonesia mengirimkan seorang dokter spesialis kejiwaan, satu asisten dokter bedah, tiga perawat, satu bidan dan tiga petugas logistik sementara Medical Emergency Rescue Committee mengirimkan satu dokter bedah orthopedi, satu dokter anak, satu dokter bedah, satu dokter residen bedah syaraf, empat dokter umum dan tiga tenaga lainnya dan Rumah Sakit Kartini Bekasi mengirimkan seorang dokter kandungan.

- Respon Internasional -
(sumber: reuters)

1. Korea Selatan akan mengirimkan tim penolong berkekuatan 43 orang ke Indonesia dan bantuan senilai $500,000.
2. Lima orang petugas resmi pemerintah Australia diberangkatkan menuju Padang untuk mendampingi warga Australia yang terkena bencana dan melakukan penilaian terhadap kebutuhan di wilayah bencana.
3. Belanda dilaporkan akan membantu namun masih menunggu hasil penilaian kebutuhan di lapangan, demikian diungkap juru bicara kementrian luar negeri Belanda.
4. Singapura menyediakan bantuan senilai $50.000 dalam bentuk bantuan darurat termasuk shelter, selimut dan obat-obatan. Pemerintah Singapura juga mengirimkan tim pasukan Pertahanan Sipil berkekuatan 42 orang.

- Kontak dan Jalur Komunikasi Penting -

1. Jalur komunikasi RPU RAPI di frekuensi VHF input 142.025 MHz output 143.575 Mhz
2. Jalur komunikasi radio panggil PMI di frekuensi HF 7.065 MHz
3. Hotline Gempa Sumatera Barat 0751 9824971 s/d 9824980, FREE CALL di Padang
4. Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen kominfo, Gatot S. Dewa Broto, HP: 0811898504, Email: gatot_b@postel.go.id, Tel/Fax: 021.3504024).

- Informasi Lain -

1. Relawan yang akan masuk ke kota Padang diharapkan mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Usahakan terlebih dahulu melakukan vaksinasi ATS (tetanus). Dan sehubungan dengan kondisi basah di lokasi diperkirakan akan lebih mempercepat proses pembusukan mayat yang masih terperangkap di dalam reruntuhan. Untuk itu sanitasi di lapangan maupun di pengungsian harus sangat diperhatikan.
2. Kebutuhan yang mendesak berupa tenda, perlengkapan tidur, air bersih, makanan bayi dan keperluan wanita.

**********

*untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli atau
melalui milis.
**informasi penanganan dan perkembangan gempa dapat rekan-rekan kirimkan
kepada kami untuk dapat dikompilasi dan disebarkan kembali pada rilis
selanjutnya.

**********

Informasi mengenai publikasi ini:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
http://groups.google.com/group/jabarpeduli
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT! dan INDONESIAGA!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Padang - SitRep #2

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Padang - SitRep #2

tanggal publikasi 30 September 2009 pukul 12.20 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Situasi Umum -

1. Gempa kembali mengguncang Sumatera. Pada 1 Oktober 2009 pukul 8.52, gempa terjadi di 2.5°LS 101.6°BT berkekuatan 7.0SR dengan kedalaman 10 km, posisi episenter gempa terletak di
- 155 km (95 miles) NNW Bengkulu
- 225 km (140 miles) Tenggara Padang
- 46 km Tenggara SUNGAIPENUH, JAMBI

Berikut data intensitas gempa yang terjadi pagi tadi menurut USGS.

MMI    Kota        Populasi
——————————–
VI    Sungaipenuh    95k
IV    Curup             46k
IV    Bengkulu         309k
IV    Lubuklinggau    148k
IV    Solok              48k
IV    Padang           840k
IV    Sijunjung         27k
IV    Jambi             420k
III    Pagaralam        70k
III    Pariaman          92k
III    Lahat              65k
III    Mandahara       56k
III    Kualatungkal     33k
III    Bukittinggi        98k
III    Payakumbuh    121k
III    Simpang           36k
III    Tanjungagung    53k
III    Perabumulih     103k
III    Baturaja          134k

Gempa ini diinformasikan memiliki daya rusak yang lebih hebat daripada gempa 7.6SR pada 30/9 dan terasa lebih kuat oleh masyarakat di sekitar episenter.

2. Sebanyak 30 rumah warga di dua desa, yakni Desa Lolo dan Sungai Hangat, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, berjarak 410 Km barat Kota Jambi, rusak akibat gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter yang mengguncang daerah itu. Namun, pemerintah daerah sampai kini belum bisa memastikan tingkat kerusakan tersebut. Berdasarkan laporan warga dan kepolisian setempat, selain dua desa yang rumah warganya rusak, diperkirakan rumah warga yang ada di Kecamatan Mukai Tinggi, Siulak, Kayu Aro dan Gunung Kerinci juga mengalami rusak akibat gempa itu.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kerinci telah mempersiapkan tim untuk melakukan tanggapan terhadap kejadian gempa tersebut (kompas 10.42).

3. Di Lampung Barat dilaporkan banyak rumah warga mengalami retak dan barang-barang di dalam rumah berjatuhan akibat dua gempa yang mendera Sumatera tersebut (suara merdeka 8.14).

4. Korban jiwa akibat gempa Sumatera Barat 30/9 sampai pukul 10.00 hari ini mencapai 200 jiwa. 

5. Ratusan jiwa diperkirakan masih terjebak dalam reruntuhan gedung di Padang.

6. Alat berat sudah mulai diperbantukan untuk mengangkat reruntuhan dan menghancurkan puing. Namun demikian masih dibutuhkan banyak armada alat berat untuk mempercepat evakuasi dan penyelamatan korban. Sayangnya hal ini terkendala akses jalan darat yang terputus.

7. Kebutuhan mendesak di lokasi bencana diantaranya adalah makanan siap saji, tenda, tim medis dan obat-obatan

8. Ratusan warga Desa Air Manis, Desa Sungai Paku dan sejumlah desa lain di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, yang rumahnya ambruk akibat gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR), Rabu (30/9) sore, hingga kini masih mengungsi ke perbukitan Padang Olo (tvone 11.00).

- Akses Transportasi -

1. Jalan akses transportasi darat ke pelabuhan di Padang tertutup longsoran batu. Demikian juga akses rel kereta api (republika  08.59).

2. Akses transportasi udara ke Bandara Udara Tabing dan Bandar Udara Internasional Minangkabau sudah terbuka sejak tadi malam pukul 22.00. Penerbangan sipil sudah berjalan meskipun masih terkendala gangguan komunikasi.

3. Jalur transportasi darat dari Bukittinggi, Medan hingga Bengkulu terputus. Demikian juga dari Padang - Padang Panjang - Bukittinggi terutup longsoran (okezone 30/9 22.53). Longsoran terjadi pada 3 titik di wilayah Singgalang (BNPB 08.49). Longsoran dilaporkan juga terjadi di kawasan Silaing Bawah (antaranews 06.05)

4. Akses jalan menuju Padang melalui Bungus Teluk Kabung terputus (antaranews 06.05).

5. Di wilayah Siguntur, Kecamatan Pesisir Selatan, Padang banyak rumah yang rubuh dan akses jalan terputus akibat banyak longsoran batu dan batang kayu sehingga truk tidak bisa melintas. Namun kendaraan roda dua dan minibus masih bisa lewat jika terpaksa.

6. Akses yang terbuka dilaporkan adalah melalui Solok. Perjalanan menuju Padang ditempuh dalam waktu 4 jam (antaranews 06.05)

- Infrastruktur, Telekomunikasi, Listrik dan BBM -

1. Listrik di kota Padang dilaporkan belum berjalan dengan normal. Sedikitnya 5 Gardu Induk (GI) dari 11 GI PT PLN (Persero) untuk sistem kelistrikan Sumatera Barat dengan kapasitas 150 kv yang belum bisa dioperasikan. Diantaranya GI Pauh Limo (kerusakan pada Trafo), GI Lubuk Alung (kerusakan CVT dan Wave trap), GI Maninjau (kerusakan CT dan Wave trap), selain itu ke 5 GI tersebut juga mengalami kerusakan gedung dan sarana lainnya (inilah.com 09.59).

2. Menteri Telekomunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh memastikan pembenahan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi yang rusak akibat gempa bumi di Sumatera Barat akan segera dilakukan setelah fase darurat selesai (kompas 9.30).

3. Beberapa gedung kantor Telkom, termasuk Gedung Sentral Telepon Otomat (STO) Padang, STO Sungai Limau (Pariaman) dan STO Balai Salasa (Painan) rusak parah. Hingga Kamis pagi, 42 dari 90 BTS Flexi di Sumatera Barat dalam keadaan turun, karena catu daya hanya bisa bertahan enam jam, sedangkan tidak semua BTS bisa tercapai semua oleh genset.
Sementara di Kota Padang dari 25 BTS yang ada, 20 BTS belum bisa berfungsi, dan BTS lainnya yang berada di sekitar kota Padang, sebanyak 22 BTS tidak berfungsi, sedangkan 65 BTS masih berfungsi. Kendala utamanya selain kerusakan BTS dan gedung kantor juga adalah pasokan listrik dari PLN yang belum pulih. (kompas 9.30).

4. Telkomsel masih berupaya untuk memulihkan jaringan selular di wilayah terdampak. Diberitakan gempa merusak inti jaringan transmisi sehingga membutuhkan upaya yang besar untuk pemulihan (kompas 9.30).

5. Pertamina melaporkan dampak gempa terhadap instalasi dan fasilitas perusahaan tersebut di wilayah Sumatera Barat tidak terlalu besar. Operasional transit BBM masih bisa berjalan namun terkendala akses ke kota Padang (inilah.com 09.55).

6. Sebagian besar SPBU di Kota Padang dilaporkan rusak. Dilaporkan hanya 6 unit SPBU yang masih bisa berjalan. Pertamina juga akan membuat floating storage offshore untuk menyimpan premium, minyak tanah, dan solar di Dermaga Muarow, guna menjaga keamanan pasokan selanjutnya. Pertamina juga akan membuat Posko Bencana di Sumatera Barat (vivanews 9.44).

- Gelombang Tinggi -

BMKG mengumumkan peringatan dini kemungkinan adanya gelombang tinggi yang mencapai 2 hingga 3 meter di sekitar perairan Sumatera Barat yang dapat berbahaya bagi perahu kecil.

- Respon Pemeritah RI -

1. Pemerintah Pusat telah menyediakan 100 miliar untuk dana tanggap darurat (BNPB 8.49).

2. Bantuan obat-obatan sebanyak 7 ton terdiri dari 5 ton obat untuk anak dan bayi serta 2 ton paket obat darurat beserta 92 dokter orthopedist dan bedah dari Depkes dan Mercy Corps telah dikirimkan pagi ini ke Padang (kontan 10.03). Dua pesawat Hercules, Fokker 50, dan helikopter mengangkut 40 ton bantuan logistik ke Padang. Dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, pesawat bertolak pukul 07.00 WIB (antaranews 07.58)

3. Satu SSK pasukan Brimob Polda Riau diberangkatkan melalui jalur udara melalui pesawat Lion Air. Pagi tadi juga diberangkatkan beberapa unit ambulans.

4. Presiden SBY sepulangnya dari kunjungan G-20 di Amerika diinformasikan hari ini akan langsung terbang menuju Padang.

5. Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB dipimpin langsung oleh Kepala BNPB, Syamsul Muarif pagi ini berangkat ke lokasi. Tim juga membawa barang bantuan diantaranya 20.000 buah tenda, 10.000 buah selimut, dan barang makanan bersama dengan Tim dari Depkes menggunakan dua unit pesawat Hercules dari Halim Perdana Kusuma (BNPB 08.51)

6. TNI AL mengirim KRI Dr. Soeharso dan akan merapat siang nanti di Kota Padang untuk membuat Rumah Sakit apung.  TNI AU juga menyiapkan 2 unit Hercules dan 2 unit pesawat fokker untuk penanganan bencana (BNPB 08.49). Landing Ship Tank (LST) juga dipersiapkan oleh Kolinlamikl untuk memobilisasi jembatan bailey (BNPB).

7. Gubernur Sumatera Selatan mengirimkan tim bantuan ke Padang yang berangkat tadi malam. Tim terdiri dari empat dokter, 10 paramedis, dan dua asisten apoteker serta petugas surveilans, dan empat kendaraan yang berisi obat-obatan dan makanan.

8. Departemen Kesehatan/ PPK-DEPKES telah mendirikan 2 unit rumah sakit lapangan berkapasitas 100 tempat tidur di Padang.

9. Departemen PU mengirim 20 hidran umum dan lima instalasi pengolahan air. Sebanyak dua instalasi berupa mobil truk 2,5 liter per detik dan tiga mobil 900 liter per jam. Departemen juga akan mengirimkan 200 tenda, 100 dari Jakarta dan sisanya dari Palembang. Selain itu dikirimkan pula 100 toilet bongkar pasang dan 100 jerigen.

10. Departemen Sosial telah menyiapkan 10.000 unit tenda gulung.

11. 1 unit Jembatan bailey sudah ada di Padang, direncanakan akan dimobilisasi untuk mempercepat pembukaan akses jalur darat.

- Respon Relawan Nasional -

1. Wanadri sudah menurunkan tim berkekuatan 15 orang dan akan menuju Padang via Jakarta tadi malam. Saat ini tim masih menunggu keberangkatan pesawat di Halim Perdanakusumah.

2. FKKBPA Bandung Raya sudah menyiapkan tim TIREC berkekuatan 10 orang dengan kualifikasi SAR dan Pioneering. Masih diperlukan akses dukungan transportasi menuju ke lokasi.

3. Rumah Zakat Indonesia (RZI) menerjunkan tim relawan siaga bencana dan medis ke Padang. Tim sedianya akan membuka 2 posko di Pariaman dan Padang (okezone 9.59).

4. Relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Kabisat, MPI (Mitra Peduli Indonesia) dan Oxfam membuka posko bersama di Pariaman.

5. Relawan ICT dari Airputih sedang bersiap menuju Padang untuk mendirikan pos IT untuk mendukung BNPB dan Pemda setempat. Tim Advance sudah menuju ke Padang bersama rombongan Dompet Dhuafa, PKPU, Muhammadiyah dan Al Azhar. Diperkirakan siang ini sudah di lokasi (mediacenter.

- Respon Internasional -

1. World Vision Emergency Response Team sedang mempersiapkan keberangkatan ke lokasi namun untuk pengiriman bantuan masih terkendala sulitnya komunikasi dan akses ke wilayah bencana (reliefweb).

**********

*untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli atau melalui milis.
**informasi penanganan dan perkembangan gempa dapat rekan-rekan kirimkan kepada kami untuk dapat dikompilasi dan disebarkan kembali pada rilis selanjutnya.

**********

KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
http://groups.google.com/group/jabarpeduli
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT! dan INDONESIAGA!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

September 30, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Padang - SitRep #1

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Padang - SitRep #1
tanngal publikasi 30 September 2009 pukul 22.24 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Ringkasan Peristiwa -

Pada 30 September 2009 pukul 17:16.09 WIB (USGS) telah terjadi gempa bumi berkekuatan 7.6Mw di barat daya Padang Pariaman, Sumatera Barat. Menurut BMG, detil kejadian gempa tersebut adalah:

Magnitude 7.6 Skala Richter, Kedalaman 71 Km, posisi 0.84 LS  99.65, BT, atau 57 km BaratDaya PARIAMAN-SUMBAR dan terjadi pada 30 Sep 17:16 wib

Menurut USGS, episenter terletak di 0.789°S, 99.961°E, kedalaman 80km dan jarak udara dari kota terdekat adalah:
Distances    45 km (30 miles) WNW of Padang, Sumatra, Indonesia
   220 km (135 miles) SW of Pekanbaru, Sumatra, Indonesia
   475 km (295 miles) SSW of KUALA LUMPUR, Malaysia
   960 km (590 miles) NW of JAKARTA, Java, Indonesia

Sedangkan GEOFON mencatat:
Magnitude 7.7m kedalaman 80km, episenter terletak di 99.87°E   0.78°S.

Gempa tersebut selain dirasakan di kota-kota terdekat, dilaporkan oleh media juga dirasakan mulai dari Lampung sampai Batam, Malaysia dan Singapura. Berikut data estimasi intensitas gempa berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) disertai tabel populasi dari USGS.

MMIKota
Populasi
VII Pariaman 92k
VII Padang 840k
VII Bukittinggi 98k
VII Solok 48k
VII Payakumbuh 121k
VI Sijunjung 27k
V Sungaipenuh 95k
V Balaipungut 56k
IV Padangsidempuan 100k
IV Rantauprapat 103k
IV Dumai 143k
IV Bandar 31k
IV Sibolga 79k
IV Lubuklinggau 148k
IV Bakri 30k
IV Batu Pahat 156k
IV Kampong Ayer Molek 15k
IV Curup 46k
IV Kampong Bukit Baru 55k
III Melaka 180k
III Muar 127k
II Kelebang Besar 38k

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sedangkan dari BMKG, intensitas gempa adalah sebagai berikut:
II Jakarta
II-III Pekan Baru
II-III Duri - Riau
II-III Singapura
II-III Malaysia
III-IV Bukit Tinggi
III-IV Bengkulu
III-IV Tapanuli Selatan
III-IV Muko-Muko
III-IV Liwa
IV Sibolga
IV Gunung Sitoli
VI-VII Padang

- Peringatan Dini Tsunami -

Pihak BMKG dilaporkan telah mengeluarkan peringatan dini tsunami. Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) juga mengeluarkan peringatan tsunami 7 menit setelah gempa terjadi, namun kemudian membatalkannya sekitar satu jam kemudian (18.31) dan informasi bahwa tsunami kecil setinggi 0.27 meter dilaporkan terjadi di pesisir pantai di Padang 20 menit setelah gempa terjadi..

- Ringkasan Gempa Tektonis yang Terjadi (USGS) -

The magnitude 7.6 southern Sumatra earthquake of September 30, 2009 occurred as a result of oblique-thrust faulting near the subduction interface plate boundary between the Australian and Sunda plates. At the location of this earthquake, the Australian Plate moves northeast with respect to the Sunda plate at a velocity of approximately 65 mm/yr.

On the basis of the currently available fault mechanism information and earthquake depth of 80 km, it is likely that this earthquake occurred within the subducting Australian Plate rather than on the plate interface itself. The recent earthquake was deeper than typical subduction thrust earthquakes that generally occur at depths less than 50 km.

The subduction zone surrounding the immediate region of this event has not witnessed a megathrust earthquake in the recent past, rupturing last in an earthquake of M 8.5 or larger in 1833. Approximately 350 km to the south, a 250 km section of the plate boundary slipped during an Mw 8.4 earthquake in September 2007, while approximately 300 km to the north, a 350 km section slipped during the Mw 8.7 earthquake of March 2005. In early 2008, the plate boundary updip of today’s earthquake was active in a sequence of Mw 5-6 earthquakes. It is not clear how today’s earthquake ties in to the sequence of megathrust subduction zone events on the shallower section of the plate boundary.

- Kerusakan dan Kehilangan -

1. Sampai pukul 21:19, berdasarkan laporan sementara yang diungkap oleh Kepala PPK-DEPKES, dr. Rustam Pakaya, setidaknya 13 orang meninggal dunia (vivanews 21.05). Media lain memberitakan 21 tewas (AFP). Sementara media juga telah memberitakan pihak pemerintah Padang melaporkan melalui kontak telepon dengan Wapres Jusuf Kalla, sudah 75 yang meninggal dunia (reuters 10.59am EDT, antaranews 20.54). Ribuan orang masih mengungsi di perbukitan dan di luar rumah mereka karena khawatir tsunami dan gempa susulan (detiknews 22.02).

2. Seorang saksi mata yang tinggal di Maninjau, Agam, Sumatera Barat melaporkan bahwa paska gempa yang terjadi sebuah bukit longsor dan diduga menimbun sejumlah rumah (vivanews 19.14).

3. Ratusan gedung, bangunan rumah, hotel, jembatan dan jalan di Padang dilaporkan oleh beberapa media rusak, retak bahkan hancur. Walikota Pariaman mengungapkan bahwa sekira 40% bangunan di wilayahnya mengalami kerusakan atau ambruk.

4. Terjadi kepanikan luar biasa di daerah terdampak terutama Padang yang mengakibatkan jalanan menjadi macet.

5. Rumah Sakit Dr. M. Djamil di Padang dilaporkan ambruk dan dikhawatirkan ribuan orang terperangkap dalam reruntuhan. (guardian.co.uk 15.07 BST)

6. PT. Angkasa Pura II untuk sementara menutup operasi Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Bandara rencananya baru akan dibuka kembali esok pagi. Untuk itu beberapa penerbangan ditunda.

7.  Ratusan warga di kawasan Kampung China, Kota Padang, Sumatera Barat diperkirakan terjebak di tengah reruntuhan gedung bertingkat (antaranews 21.25).

8. Jembatan Andale yang membelah kota Padang dan melintasi sungai dilaporkan terputus dan mengakibatkan ratusan kendaraan terhenti.

9. Sejumlah warga dilaporkan terjebak di Gedung Bank Indonesia Padang. TNI dan Polisi telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi (antaranews 21.19)

10. Sejumlah titik kebakaran terjadi paska gempa, diantaranya adalah di kecamatan Padang Selatan dan Pasar Gadang.

- Infrastruktur Kritis -

1. Pelabuhan udara yang terdekat dengan episenter gempa adalah Sipora Rokot (145km), Kerinci (182km), Rokot (96km), Tabing (51km), Pasir Pangaraan (190km)

2. Pelabuhan laut yang terdekat dengan episenter gempa adalah Sabagalet (148km), Telukbayur (57km), Padang (teluk Bajur), Sumatra (52km), Pariaman (30km), Batu Island (162km), Tiku (45km), Pini Island (176km), Airbangis (127km)

3. Fasilias penghubung lalu lintas laut di Pelabuhan Teluk Bayur dilaporkan tetap beroperasi, namun staf pelabuhan saat ini masih melakukan evakuasi sarana pelabuhan (antaranews 21.00)

4. Jalur Landasan Pacu Bandar Udara Tabing, Padang dilaporkan rusak sehingga tidak bisa didarati pesawat (liputan6 21.06).

- Telekomunikasi dan Listrik -

1. Sesaat setelah gempa terjadi dilaporkan beberapa provider selular mengalami gangguan atau kolaps. Namun sementara ini yang masih bisa dihubungi dilaporkan adalah nomor ProXL dan Telkom Flexi (vivanews 19.14).

2. Jaringan telepon tetap Telkom dilaporkan mengalami gangguan.

3. Listrik di Padang dilaporkan padam sehingga kota Padang gelap gulita dan kondisi hujan deras (antaranews 21.19).

- Respon Nasional -

1. Wakil Presiden, Jusuf Kalla segera menggelar rapat terbatas di Jakarta untuk membahas dampak gempa. Rapat dihadiri menteri terkait. Seusai rapat koordinasi tersebut, pemerintah menetapkan status tanggap darurat untuk bencana gempa Padang selama 2 bulan. Wapres juga menyatakan bahwa gempa Sumatera Barat ini dampaknya lebih berat daripada gempa di Jawa Barat awal September lalu.
Besok pagi enam orang menteri dibawah pimpinan Menkokesra, Aburizal Bakrie akan menuju Padang (antaranews, okezone, elshinta, kompas 21.36).

2. Departemen Kesehatan akan mengirimkan tim medis dari Medan, Palembang dan Jakarta.

3. Badan SAR Nasional (BASARNAS) telah mengirimkan 5 regu ke Padang.

4. Satu unit pesawat Hercules besok pagi akan membawa bantuan tenda dan obat-obatan ke Padang (elshinta 21.24).

 

 

**********

KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
http://groups.google.com/group/jabarpeduli
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT! dan INDONESIAGA!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

 

September 15, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #8

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #8
tanggal publikasi: 15 September 2009 pukul 1:17

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Data Kerusakan dan Korban -

Jumlah korban meninggal per 13/9 pukul 16.00 sebanyak 81 orang, hilang 45 orang, luka 1.238 orang dan pengungsi 177.490 orang.  
Selain korban, kerusakan juga melanda rumah penduduk, tempat ibadah, sekolah, pesantren dan gedung perkantoran, berikut rincian data kerusakan:

1. Rumah (rusak berat : 65.738 unit, rusak sedang : 36.336 unit, rusak ringan : 122.977 unit)
2. Tempat Ibadah (rusak berat : 2.417 unit, rusak sedang 569 unit, rusak ringan : 2.847 unit)
3. Sekolah (rusak berat : 2.109 unit, rusak sedang : 1.049 unit, rusak ringan : 2.106 unit)
4. Pesantren (rusak berat : 13 unit, rusak ringan : 55 unit)
5. Gedung Perkantoran (rusak berat : 343 unit, rusak sedang : 41 unit, rusak ringan : 291) (Laporan Pusdalops BNPB 13/9 16.00)

Jumlah titik pengungsian di seluruh Jawa Barat dilaporkan mencapai 164 titik (PPK-DEPKES, 13/9 17.04).

- Perkembangan Situasi Umum -

1. Tahapan awal recovery direncanakan akan dimulai pada bulan Oktober dan berakhir pada Desember 2009. Pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi akan dikoordinasikan antara BNPB, BAPPENAS, pemerintah lokal dan departemen terkait. Penilaian kerusakan dan kerugian yang terjadi akibat gempa bumi ini berbasis pada data yang dihasilkan pada tahap tanggap darurat selanjutnya dengan menggunakan metoda ECLAC (East Carribean and Latin America) yang telah juga diterapkan pada tahap rehabilitasi di Aceh, Jogja, Pangandaran, banjir di Jakarta dan gempa di Sumatera Barat. Untuk itu Pemerintah Indonesia telah menyiapkan tim DALA (Damage and Lost Assessment) untuk melakukan tugas-tugas verifikasi data (BAPPENAS).

2. Pemerintah Kabupaten Garut melalui Kepala Disnakersostrans, Elka Nurhakimah mengungkapkan bahwa masa pemberian bantuan logistik pangan bagi korban gempa diperpanjang sampai H+3 lebaran.
Saat ini stok beras hingga H+3 lebaran yang mencapai 258 ton tidak ada kendala. Masalah yang dihadapi Pemkab Garut adalah minimnya armada untuk pendistribusian bantuan terutama ke daerah terpencil. Armada yang bisa dimanfaatkan hanya dari Binamarga dan Satpol PP. Dan karenanya pendistribusian dilakukan secara bergilir, setiap hari 6-7 kecamatan.

3. Pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2009, Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB memfasilitasi pertemuan yang dihadiri oleh beberapa wakil dari kalangan akademisi (ITB, UI, UNPAD, UNPAD, IPB, ITS, UNEJ, UNPAR, Atmajaya, dan STKS) di Pusat Mitigasi Bencana – ITB untuk mendiskusikan rencana kegiatan kajian penyelenggaraan penanggulangan bencana gempabumi di Selatan Jawa. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya BNPB untuk mencari informasi guna mendukung rencana strategi pemulihan pasca kejadian gempa bumi.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa akan dibentuk dan dikerahkan beberapa Tim yang akan melakukan kunjungan lapangan untuk mengkaji kondisi terkini penanganan bencana, melihat prakiraan ancaman kedepan, mengevaluasi kendala dan permasalahan yang ada, serta untuk memberikan sosialisasi dan penjelasan kepada masyarakat akan pentingnya upaya pengurangan risiko bencana (terutama mitigasi) (BNPB 13/9 14.45)

4. Pemprov DKI mengirimkan bantuan hasil penggalangan dari masyarakat Jakarta untuk korban gempa bumi Jawa Barat. Bantuan terdiri dari 32 truk berisi sembako, pakaian, air mineral, kompor gas, selimut, dan lainnya dari 16 unit satuan kerja Pemprov DKI beserta 34 dokter dan tenaga medis, serta 300 personel Satuan Polisi Pamong Praja (PP) diberangkatkan langsung Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (14/9) pagi. Gubernur memprediksikan bahwa bantuan paling lambat sudah diterima korban pada hari Rabu 16/9. (tvone 19.27)

- Perkembangan Masalah Kesehatan -

1. Permasalahan kesehatan di Garut dilaporkan terjadi peningkatan baik dari segi jumlah penyakit maupun jumlah penderita. Sekira 952 pengungsi menderita myalgia (penyakit otot dan tulang), 1.755 kasus ISPA, 1.287 kasus gastritis, 264 sakit mata, 316 kasus hipertensi, 210 kasus diare, 4 sakit kepala, 1 ulsus kaki, 48 lesu, 594 flu, 48 dermatitis, 102 cephalgia, dan 629 orang yang menderita berbagai keluhan sakit lainnya termasuk masih dijumpai adanya penderita gangguan jiwa.
Data ini dikumpulkan dari 28 titik lokasi pelayanan medis yang terdapat di 20 desa dan tersebar di 8 kecamatan (kompas 16.02).

2. Tim observasi dari RSJ Bandung diturunkan ke wilayah Sodong, Pangalengan untuk melakukan observasi kasus gangguan jiwa di titik-titik pengungsian.

3. PPK-DEPKES mendirikan rumah sakit lapangan di Komplek Komando Pendidikan Sekolah Calon Tamtama Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan. Rumah sakit sementara berukuran 50x50 meter ini sudah mulai beroperasi sejak 8/9. (detiknews 18.42). Pasien yang dilayani di RS Lapangan Depkes di Kec. Pengalengan Kab. Bandung sejak tanggal 10 - 14 September 2009 sebanyak 2.713 orang (Rawat Inap Kumulatif : 36 orang, Rawat Jalan Kumulatif : 2.652 orang dan Rujuk : 25 Orang. Selain itu sarana kesehatan yang rusak sebanyak 202 unit yaitu 2 RS, 57 Puskesmas, 77 Pustu, 15 Polindes dan 51 Rumah Dinas (PPK-DEPKES 22.33).

4. Dilaporkan terjadi pengungsian sebanyak 157.432 orang di seluruh provinsi Jawa Barat yang tersebar di sekitar 160 titik pengungsian.
Saat ini permasalah kesehatan masih dapat diatasi. Namun pemantauan tetap dilakukan oleh seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Dinas Kesehatan Provinsi serta PPK-DEPKES. (PPK-DEPKES 13/9 17.04)

- Perkembangan Dari Daerah -

Kabupaten Ciamis
1. Stok beras yang dialokasikan untuk bantuan korban bencana alam gempa di Ciamis sudah habis. Sementara itu tujuh dari 36 kecamatan yang dilanda bencana belum mendapatkan bantuan beras dari pemerintah. Bantuan yang masih tersedia saat ini hanya berupa mie instan dan sarden. Selain beras, kebutuhan lain yang juga cukup mendesak di Ciamis adalah tenda keluarga. (pikiran rakyat 19.28)

Kabupaten Garut
1. PT. Astra International, Tbk menyerahkan paket bantuan senilai Rp. 2.51 miliar bagi korban bencana di wilayah Cikelet, Garut serta Pangalengan dan Tasikmalaya. Selain itu untuk program jangka menengah dan panjang akan dilakukan rehabilitasi sekolah di Desa Girijaya dan Cisok, Cibinong, Cianjur dan merehabilitasi rumah ibadah di Cikelet, Garut dan Cisaat, Sukabumi (jurnalnasional 14.03)

Kabupaten Tasikmalaya
1. Atap pasar Singaparna ambruk saat pasar sedang ramai pengunjung Minggu (13/9) pagi. Robohnya Pasar Singaparna memang sudah diprediksi pascagempa berkekuatan 7,3 SR mengguncang Tasikmalaya. Kala itu tiang-tiang besi penyangga miring. Puncaknya ketika hujan mengguyur dini hari tadi, tiang penyangga tak kuat menahan beban dan akhirnya roboh (liputan 6 13/9 22.10).

- Respon Relawan -

1. Lions Club Distrik 307-B Indonesia, Lions Club Bandung Merdeka dan Lions Club Jakarta Mutiara menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Ciamis Senin (14/9). Sebagian bantuan diarahkan untuk korban bencana yang ada di Desa Darmacaang, Kec. Cikoneng. (pikiran rakyat 19.28)

2. Rotary District 3400 bekerja sama dengan Jakarta Rescue membuka Posko sejak Kamis 4/9 di desa Margamukti kampung Rancamanyar, Kec. Pangalengan. Tim gabungan ini terdiri dari tim medis, tim evakuasi dan tim bantuan medis. Tim medik setiap hari melayani hampir 250 pasien dari berbagai umur. Mayoritas permasalahan kesehatan yang ditemui adalah ISPA dan sakit mata.
Tim relawan Rotarian dan Jakarta Rescue juga membangun 2 unit instalasi biogas yang memanfaatkan kotoran sapi bagi keluarga pengungsi, selain itu mendirikan tenda-tenda pengungsian, mendistribusikan sumbangan, dan membantu pembersihan puing-puing bangunan. Jakarta Rescue dilaporkan telah menurunkan relawan sebanyak 79 personil.
Selain itu diinformasikan juga bahwa minggu ini tenda-tenda dari rotary akan mulai didistribusi, tenda tersebut antara lain 100 tenda kapasitas 5 orang dan tenda shelterbox kapasitas 10 orang serta tenda individual. Dengan jumlah total mencapai 1100 tenda.

3. Tim Trail Bandung Association (Trabas) bekerja sama dengan Yayasan Setia Bhakti Lestari hari ini (14/9) mengirimkan bantuan sejumlah 2 truk, relawan medis dan 4 orang dokter serta tim motor trail ke Kec. Sindangbarang, Cianjur. Bantuan terdiri dari 4ton beras, 300dus mie instan, 300 karton air mineral, terpal 6 roll, selimut 400pcs, dan sandang 700 pcs, serta makanan bayi sekira 200 paket. Tim berkoordinasi dengan Posko FKKBPA-BR di Kp. Cigenteng, ds. Muaracikadu, Sindangbarang dan pihak kecamatan untuk melakukan operasi distribusi bantuan dan pelayanan medis mobile selama 3 hari di wilayah tersebut.

4. Posko Mahawarman di ds. Cihaurbeuti masih beroperasi sampai Rabu (16/9). Besok direncanakan kembali akan diberangkatkan personil ke posko tersebut untuk membantu pendistribusian logistik dan pendampingan warga korban bencana.

5. Dari Posko Common Room diinformasikan bahwa pendistribusian logistik ke satu wilayah terpencil di Pangalengan yaitu Kampung Sukalilah, Ds. Sukamanah telah dilakukan kemarin (13/9). Hasil pemantauan di lapangan, di RW 08 tedapat 15 rumah hancur, 59 rumah rusak berat dan 88 rusak ringan. Dan bantuan yang masih dibutuhkan adalah 300 unit selimut untuk bayi dan 20 unit terpal ukuran 6x8 meter.

6. Ikatan Alumni Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran telah membuka penggalangan bantuan yang akan ditujukan pada para peternak sapi di kecamatan Pangalengan yang menjadi korban gempa.

7. Posko KMPA/FKKBPA-BR melaporkan bahwa tim akan memulai program pendampingan dan penguatan warga korban bencana sekurangnya di tiga titik. Yaitu di Pangalengan, Sindangbarang dan ds. Panyindangan, Cisompet, Garut. Saat ini tim sedang fokus untuk membangun database di ketiga titik tersebut. Database ini nantinya dapat dipergunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan pada fase recovery. Diperkirakan akan dibutuhkan daya dukung yang cukup besar agar tim dapat melakukan hal tersebut. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Posko KMPA melalui Rico 813 2001 5050

- Respon Internasional -

1. UNICEF telah merencanakan untuk mengirimkan 500 tenda sekolah.

2. Rotary - Shelterbox telah mengirimkan 1000 unit shelterbox dan siap untuk didistribusikan.

- Media Internasional -

1. Meskipun berbagai bencana datang silih berganti, Indonesia dinilai masih tergagap-gagap saat menangani bencana dalam skala yang besar, demikian dilansir IRIN yang mengutip sumber resmi pemerintahan dan para ahli.
Diungkap bahwa meskipun bantuan yang masuk dipandang cukup namun distribusi tidak merata. Hal ini ditengarai karena pejabat pemerintah di tingkat daerah tidak memiliki daya dukung yang cukup, terutama adalah transportasi dan sumber daya manusia. Selain itu, diungkap pula soal masih kurangnya sumber daya serta koordinasi beberapa saat setelah gempa terjadi.
Hukum di Indonesia mensyaratkan pembentukan badan baru di setiap 32 provinsi di Indonesia untuk penanggulangan bencana. Namun demikian, sampai saat ini baru 18 provinsi yang membentuknya. Itupun tidak berfungsi 100%. "Uang adalah kendala utama. Badan baru membutuhkan aturan baru, staf baru, dan itu membutuhkan uang yang banyak." demikian dikatakan jurubicara BNPB, Priyadi Kardono.
Sementara itu, walaupun pada November lalu Indonesia telah meluncurkan sistem peringatan dini tsunami untuk melindungi warga di pesisir pantai, Danny Hilman, ahli tsunami dari LIPI menyampaikan bahwa sistem yang rencananya akan siap pada 2010 itu saat ini masih merupakan sistem yang sangat sederhana dan belum sempurna. Hanya sistem sensor seismic yang bekerja. Hilman juga menyoroti soal kurangnya penelitian geologi mengenai wilayah yang rentan terkena gempa dan tsunami.
Di lain hal, Fauzi, kepala divisi gempa di BMKG mengatakan bahwa kantornya meluncurkan peringatan tsunami 4 menit setelah gempa terjadi. "Kami meluncurkan peringatan, masalahnya, bagaimana menyampaikannya informasi ini kepada publik dan apakah pemerintah lokal sudah siap," kata Fauzi.
Hilman juga mengungkap bahwa gedung-gedung tinggi di Jakarta dibangun berdasarkan aturan konstruksi tahun 2002, dan gempa pada tahun 2007 di laut Jawa tempo hari menunjukkan bahwa kita masih membutuhkan regulasi yang lebih kuat. (IRIN 10/9)  

**********

*publikasi ini dikirimkan ke milis jawa barat peduli dan seluruh daftar
kontak penanggulangan bencana gempa Jawa Barat. Apabila anda ingin keluar
dari sirkulasi publikasi ini cukup kirimkan email dengan judul unsubscribe
pada jabarpeduli@gmail.com
**untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli atau
melalui milis.
***publikasi perkembangan situasi pasca gempa jawa barat akan kembali diedarkan setelah ada perkembangan dan informasi lebih lanjut dari rekan-rekan di lapangan.

**********

KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
http://groups.google.com/group/jabarpeduli
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT! dan INDONESIAGA!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

September 10, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #7

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #7
tanggal publikasi: 10 September 2009 pukul 23:00

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Data Kerusakan dan Korban -

Kerusakan yang terjadi akibat gempa 7.3 skala richter pada tanggal 2 September 2009 telah meliputi 14 kabupaten /kota di Jawa Barat.
Sampai dengan tanggal 10 September 2009, pukul 12.00 WIB, perkembangan data korban meninggal akibat gempa di  Provinsi Jawa Barat sebanyak 80 orang, 1.142 orang mengalami luka, 47 orang masih dinyatakan hilang dan 31.580 KK (186.637 jiwa) mengungsi. Korban meninggal terbanyak terdapat di Kab. Cianjur (28 orang) dan Kab Bandung (22 orang), sedangkan untuk jumlah pengungsi terbanyak terdapat di Kab. Bandung (76.665 orang) kemudian Kab. Ciamis sebanyak 26.266 orang.
 
Data kerusakan rumah penduduk sampai saat ini terus bertambah, sebanyak 67.760 unit rusak berat dan 150.839 unit rusak ringan. Penambahan data kerusakan juga terjadi pada data Sekolah sebanyak 1.193 unit rusak berat dan 1.664 unit mengalami rusak ringan.

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah, dampak dari gempa hanya melanda Kabupaten Cilacap. Tidak dilaporkan adanya korban meninggal namun sebanyak 1.348 orang mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan. Jumlah rumah penduduk yang rusak akibat gempa berjumlah 3.565 dengan rincian 1.220 unit rusak berat dan 2.345 unit rusak ringan.

Masing-masing Satlak PB/BPBD setempat masih melakukan pendistribusian bantuan tanggap darurat berupa pangan dan non pangan, melakukan pelayanan kesehatan dan melakukan pendataan korban dan kerusakan.

Sedangkan di Kabupaten Cianjur, evakuasi korban tertimbun di desa Cikangkareng masih terus berlanjut, baik menggunakan alat berat maupun dengan cara tradisional. (Laporan Pusdalops BNPB)

- Waduk dan Situ -

Data terbaru yang diterima Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat menyatakan adanya keretakan di beberapa situ yang ada di Jawa Barat bagian selatan pasca-terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,3 SR yang mengguncang Jabar, Rabu (2/9).

Kepala Dinas PSDA Jabar Iding Srihadi A mnegungkapkan setidaknya ada tiga situ di wilayah Jabar selatan yang mengalami kebocoran akibat gempa bumi. Ketiga situ tersebut yakni Situ Sukarame, Situ Cisanti, dan Situ Gede. Kebocoran dan retakkan yang dialami ketiga situ tersebut, papar Iding, sudah cukup besar, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan.

Selain kebocoran pada beberapa situ, Dinas PSDA Jabar juga menemukan adanya kerusakan di beberapa saluran irigasi di wilayah Jabar selatan. Namun, kata Iding, kerusakan yang terjadi di beberapa saluran irigasi seperti irigasi merjan dan irigasi padawaras, tidak mengganggu suplay air di wilayah alirannya. (tribunjabar 20.17)

- Perkembangan Situasi Umum -

1. Bupati Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara Muhammad Kasuba menberikan bantuan dari warga Halmahera Selatan sebesar Rp 100 juta untuk korban gempa, kemarin, 9 September 2009. Bantuan diterima oleh Gubernur Jawa Barat. (vivanews 9/9 13.06)

2. Bantuan dari pemerintah Qatar berupa logistik sebanyak 30 ton atau senilai US$ 900 ribu. diserahkan Letnan Kolonel Khames M. Al-Moraikhy, pimpinan rombongan dari Qatar di Posko Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Jawa Barat dan diterima oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat Lex Laksamana. (vivanews 15.54)

3. PT. Pupuk Sriwijaya mewakili masyarakat Sumatera Selatan turut berbelasungkawa dan memberikan bantuan berupa uang senilai Rp. 100 juta. (vivanews 15.54)

4. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Paskah Suzetta menyatakan bahwa masa tanggap darurat selesai pada 16 September 2009. Akan dilanjutkan dengan memasuki tahap penghitungan kerusakan dan kerugian akibat gempa yang akan berlangsung hingga pertengahan Oktober 2009. Selanjutnya, tahap rehabilitasi dan rekontruksi, di mana pada tahap ini akan dilakukan perbaikan sarana umum, seperti masjid dan sekolah, dan dilanjutkan pembangunan rumah penduduk, dan ditargetkan selesai pada Januari - Pebruari 2010. (elshinta 5.06)

5. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryaman saat menerima bantuan dari warga Halmahera Selatan menyampaikan ide mengenai adanya mekanisme bagaimana dana bencana dapat dikumpulkan dari seluruh Indonesia per kabupaten/kota dan tingkat propinsi. Jika saatnya tiba maka dana-dana tersebut langsung dapat dikucurkan guna membantu wilayah yang terkena bencana (kominfo)

6. PMI menerima bantuan dari PT. Summit Auto Group sebesar 200 juta rupiah dan diterima oleh Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad di Jakarta (pmi news).

7. Manajer Komunikasi PT PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten, Adang Zarkasih menyampaikan bahwa korban gempa di Jawa Barat dibebaskan dari biaya pemasangan listrik baru. Disampaikan pula bahwa dari 20.000 pelanggan PLN yang menjadi korban gempa, sebanyak 5.500 rumah warga yang rusak parah, instalasi listriknya ikut hancur.

- Perkembangan Masalah Kesehatan -

1. Dari Garut dilaporkan adanya masalah gangguan jiwa pada para pengungsi. Kondisi mereka antara lain kerap gelisah dan cemas akibat dihantui berbagai ketakutan yang berlebihan. Demikian diungkap Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Garut, Hendy Budiman. Kasus paling banyak terjadi di desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, disusul Kecamatan Cikelet dan Pameungpeuk (tvone 10.34). Untuk itu enam dokter ahli jiwa dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, hari ini akan tiba di desa Toblong untuk melaksanakan pelayanan serta pelatihan para kader kesehatan jiwa (kompas 16.55)

2. Data permasalahan kesehatan di Garut dilaporkan 784 pengungsi menderita insfeksi pernapasan atas, 510 myalgia (penyakit otot dan tulang), 410 (mag), 134 penyakit mata, 104 diare serta 78 penyakit kulit (tvone 10.34).

3. Dari Cianjur dilaporkan ratusan anak-anak korban gempa bumi di tenda pengungsian di Desa Jayapura, Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai terserang muntaber. Mereka dilarikan ke Puskesmas dan Posko Kesehatan yang ada. Disebutkan gejala penyakit muntaber meningkat akibat mereka tidur di tenda yang penuh debu. Sehingga makanan yang dimakan terkena bakteri. (elshinta 16.06)

- Perkembangan Dari Daerah -

Kabupaten Garut
1. Pengungsi di Kecamatan Peundeuy dilaporkan ada lebih dari 6.000 jiwa. Dimana 700 diantaranya terkonsentrasi di beberapa titik pengungsian di desa Toblong (tvone 10.34). Dilaporkan pula bahwa gempa susulan masih terasa dan warga masih trauma. Bantuan yang paling dibutuhkan antara lain tenda, selimut, makanan bayi, susu dan sembako. Bantuan yang datang hari ini dari tim Bakrie Untuk Negeri (BUN) berupa air mineral, mie instan, selimut dan tenda yang diterima langsung oleh Camat Peundeuy, Rosidin. (vivanews 10.10)
Profil kecamatan Peundeuy: http://sikec.garutkab.go.id/UserFiles/File/peundeuy2009.pdf

Kabupaten Ciamis
1. Sekda Ciamis, Drs H Dayat Hidayat Kartasasmita yang juga Ketua Umum Satkorlak PB Ciamis menyatakan bahwa pencairan dana tak tersangka (DTT) untuk tanggap darurat bencana sejumlah 1.5 miliar rupiah akan dilakukan hari ini atau paling lambat Jum’at besok (11/9) (tribunjabar 10.55)

Kabupaten Bandung
1. Dari Pangalengan dilaporkan bahwa walaupun bantuan terus menerus mengalir, namun tetap saja kurang. Tidak saja makanan pokok dan beras namun juga susu bayi. Untuk itu Camat Pangalengan, Haris Taupik mengimbau agar para ketua RT membuat ajuan kepada RW, RW ke desa kemudian dari pihak desa ke kecamatan untuk ditindaklanjuti (tribunjabar 11.49)

2. Tim assessment FKKBPA melaporkan bahwa ada dua RW di ds. Mekarwangi, Kec. Lembang yang terdapat 23 unit rumah yang rusak sedang dan berat namun masih dapat ditempati apabila dilakukan perbaikan dan saat ini menunggu bantuan berupa bahan bangunan.

Kabupaten Bandung Barat
1. Dari Kp. Panyindangan, Ds. Cipongkor, Kab. Bandung Barat dilaporkan pengungsi masih berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Bantuan bahan makanan dan obat-obatan masih sangat terbatas. Dan lantaran sulit mendapatkan air bersih banyak pengungsi menderita gatal-gatal. Dari laporan sebelumnya tercatat 2.426 rumah rusak di Bandung Barat yang tersebar antaranya di Kec. Sindangkerta, Rongga, Cisarua, Batujajar, Cihampelas, Ngamprah, Cililin dan Cipongkor.
Untuk Cipongkor dilaporkan oleh Bpk. Momon, Kesbangpolinmas Bandung Barat ada 250 pengungsi yang masih kekurangan bahan makanan pokok dan lauk pauk.

Kabupaten Cianjur
1. Batas pencarian terhadap puluhan korban longsor di Kampung Babakan Caringin, Desa Pamoyanan, Cibinong, Cianjur akan dihentikan pukul 16.00 WIB sore Kamis (10/9). Sebelumnya, masa evakuasi telah diperpanjang dua hari dari jadwal semula tanggal 8 September lalu. BNPB memastikan tidak akan ada lagi perpanjangan karena kondisi jenazah dipastikan sudah rusak dan para petugas sudah mengalami kesulitan untuk mencari korban.
Salah seorang warga mengaku pasrah dengan keputusan itu (elshinta 10.28).
Namun berita itu dibantah oleh Deputi Penanganan Darurat BNPB, Sutrisno. Disampaikan bahwa pemerintah akan tetap melakukan pencarian sampai 14 hari setelah kejadian (kompas 16.41).
Dilaporkan bahwa pencarian hari ini dan dua hari kebelakang yang dilakukan oleh tim Basarnas, PMI, aparat TNI/POLRI dengan dibantu masyarakat tidak membuahkan hasil. Diperkirakan masih ada 42 korban yang terkubur sementara 28 korban tewas berhasil dievakuasi (tribunjabar 12.23).

Kabupaten Tasimalaya
1. Distribusi bantuan yang dirasakan pengungsi kurang merata. Di Bojonggambir, pengungsi mempertanyakan masalah distribusi logistik pada petugas. Ny. Ade Mulyati menyampaikan "Saya lihat banyak bantuan disumbangkan bahkan dari pemerintah juga memberikan bantuan, tapi yang saya tahu selama ini hanya menerima beras 1 kg dan beberapa bungkus mie," katanya. Tokoh masyarakat setempat juga mengharapkan ada sikap profesional dari petugas dalam penyaluran bantuan. (antaranews 22.25)

2. Di Kampung Pasir Gede, Sukahening, Tasikmalaya muncul semburan lumpur yang berbau belerang menyengat. Semburan ini adalah yang ketigakalinya setelah tahun 1970 dan 1980. Penelitian sementara dari ITB melaporkan bahwa semburan tidak mengandung material racun dan tidak membahayakan. Walaupun tidak diketahui kapan akan berhenti. (liputan6 21.32)

- Respon Relawan -

1. 4 kendaraan gardan ganda membawa 12 orang persnoil dari Bandung Solidarity, Mahawarman, dan STKS Bandung meluncur ke Garut untuk mendistribusikan logistik ke wilayah yang kurang terjangkau bantuan. Logistik yang dibawa antara lain air mineral 26 dus, susu ultra 22 dus, sarden 250 kaleng, pakaian, beras 22 karung. Dilaporkan tim berhasil mendistribusikan ke beberapa titik desa antara lain ds. Panyindangan dan ds. Depok Kec. Cisompet kemudian ds. Sukanagara, Kec. Peundeuy dan beberapa  titik di Kec. Cikelet serta Kec. Pameungpeuk. Tim hari ini juga langsung kembali ke Bandung untuk besok hari melakukan dukungan untuk layanan medis di Pangalengan. Tim melaporkan bahwa jalur perjalanan ke Garut Selatan melalui Cikajang - Pameungpeuk dalam kondisi aman.

2. 1 unit kendaraan Land Rover dari LRCB meluncur dengan membawa 6 orang personil dari KMPA/FKKBPA-BR untuk memberikan pendampingan di posko pengungsi yang terletak di ds. Panyindangan, Kec. Cisompet. Rencananya besok akan ada pemberangkatan relawan dari Universitas Parahyangan ke lokasi yang sama.

3. Relawan medis dari STIKES Dharma Husada hari ini memberikan pelayanan medis di Kec. Cibinong, Cianjur. Dan pada malam hari akan mundur kembali ke Bandung.

4. Beberapa relawan privat rencananya akan bergerak ke Tasikmalaya pada hari Sabtu 12/9 untuk melakukan dorongan logistik ke Sodonghilir, Tasikmalaya.

5. Grup Motor Besar, Harley Davidson Club Indonesia rencananya akan memberikan bantuan logistik ke Pangalengan pada hari Sabtu 12/9.

6. Trabas melaporkan sudah tersedia 6 roll (@100 meter) tarpaulin yang siap didistribusikan.

7. Posko BK. Katedral melaporkan tersedia logistik berupa selimut 2 koli, pakaian, dan logistik makanan yang siap di distribusikan.

8. Dari Posko Wanadri di Citere dan Gunung Cupu, Pangalengan dilaporkan kegiatan yang dilakukan adalah pendistribusian logistik dan assessment. Tim diperkirakan akan mundur pada hari Jum’at 11/9 besok.

9. Tim IOF Peduli-Basarnas dari Jakarta sudah bergerak mendistribusikan logistik ke Pangalengan. Besok direncanakan ada 16 kendaraan yang membagikan 1000 paket logistik ke beberapa titik.

- Respon Internasional -

1. Rapat koordinasi yang difasilitasi oleh UN-OCHA dan dipimpin oleh BNPB sedianya telah dilaksanakan pada sore hari tadi pukul 15.00 bertempat di STKS Bandung. Rapat dihadiri oleh liaison officer dari Lembaga Swadaya Masyarakat Internasional dan partnernya di Indonesia.
Pada rapat sebelumnya telah ditentukan focal point di seluruh kabupaten terdampak.

2. 7 LSM lokal, 13 NGO internasional dan 4 negara donor turut serta dalam penanggulangan gempa Jawa Barat yang difasilitasi oleh Agensi PBB, UN-OCHA.

3. Distribusi logistik yang telah dilakukan dan terdata per 9 september 2009 pkl 15.16 termasuk dari BNPB Departemen Sosial dan PMI adalah: Beras 31 ton, tenda peleton 40 unit, tenda regu 400 unit, tenda keluarga 511 unit, tarpaulin 10.628 lembar, dapur umum 101 unit, selimut 4.244 unit, sarung 914 unit, tikar 1.550 unit, kit anak 909 unit, kit hygiene 875 unit, kit bayi 250 unit, sandang 2.000 stel, genset 2 unit, sarden 56.040 kaleng, kecap 5.540 botol, sambal 5.520 botol, minyak goren 962 liter, mie isntan 38.947, garam 100 bungkus, paket makanan 1.506 unit, teh 100 bungkus, gelas 40 unit, piring 40 unit, kelambu 50 unit, jala plastik 50 unit, tambang 8 unit, midwifery kit 20 unit, kit ibu hamil 50 unit, kit ibu melahirkan 50 unit,     kit keluarga 1.500 unit, perpustakaan berjalan 1 unit, toilet berjalan 6 unit, air bersih 16.000 liter, tangki air 2 unit dan lampu badai 409 unit.

**********

*publikasi ini dikirimkan ke milis jawa barat peduli dan seluruh daftar kontak penanggulangan bencana gempa Jawa Barat. Apabila anda ingin keluar dari sirkulasi publikasi ini cukup kirimkan email dengan judul unsubscribe pada jabarpeduli@gmail.com
**untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli atau melalui milis.
***publikasi perkembangan situasi pasca gempa jawa barat akan dihentikan sementara sampai ada perkembangan lebih lanjut dari lapangan.

**********

Pergerakan respon dari relawan sipil di Bandung; Sitrep #6

Di informasikan beberapa pergerakan yang terditeksi per 9/9.
Sekaligus juga sebagai Situation Report Jawa Barat Peduli #6.

Posko Wanadri, Kiara Kohok, Pameungpeuk
- Tim sudah mundur ke Bandung per (7/9)
- Sebagian tim merapat ke Pangalengan untuk melakukan assessment dan
mendirikan posko. Rencananya malam ini akan ada dorongan logistik ke
Pangalengan. Beras 12 karung + lauk pauk + selimut 100 pcs + tarpaulin
70 sheet. Posko W ada di Gunung Cupu dan Citere, Pangalengan.

Posko Bersama STKS, ISMAKES, Bandung Solidarity, Sukamanah, Pangalengan
- Tim sudah mundur per (7/9)
- Rencana pelayanan medis dari ISMAKES setiap hari Sabtu dan Minggu di
Pangalengan

Posko Mapenta UNISBA dan Rumah Pintar, ds. Pasirjambu, Gambung
- Mengkoordinasikan distribusi logistik
- Melakukan pendampingan trauma healing pada anak2 korban bencana

Posko KMPA/FKKBPA-BR di ITB
- 10/9 pkl. 08.00, 1 unit Land Rover LRCB + 9 personil (7 orang tim
medis dari UNAI), tujuan kec. Sindang Barang, Cianjur. Pelayanan Medis
di 4 titik.
- 1 unit tim assessor sampai saat ini masih stay di ds. Mekarwangi, Kec.
Lembang untuk melakukan needs assessment material bangunan berdasarkan
permintaan dari Kadus yang bersangkutan.
- 1 unit tim assessor standby di Situ Cileunca, Pangalengan. Dikabarkan
masih ada titik yang masih memerlukan bantuan logistik dan medis ->
belum ada respon.
- 1 unit tim assessor standby di Kec. Cibalong, Garut, pendampingan
korban bencana -> belum ada informasi lebih lanjut.

YAYASAN IBU
- 1 unit truk logistik sampai besok pagi di Kec. Sukanegara, Cianjur.
Sudah ada klinik medis dari Yayasan Ibu yang memberi pelayanan.
- 1 tim masih membuka Posko di Cikelet untuk support logistik dan
pelayanan medis -> posisi belum diketahui.

STIKES Dharma Husada, Bandung
- 1 unit tim medis dan ambulans sudah merapat di Kec. Cibinong, Cianjur
untuk melakukan pelayanan medis. Lama operasi 1 hari.
- 1 unit tim medis baru saja merapat hari ini di Bandung setelah
melakukan pelayanan medis selama 1 minggu di Tasikmalaya, Ciamis dan
Cianjur.
- Hari Sabtu dan Minggu kembali akan melakukan pelayanan medis di
Pangalengan.

STKS, Bandung
- Hari Sabtu akan ada tim yang merapat ke Cianjur Selatan, dorlog.

Bandung Solidarity/Mahawarman/STKS
- 2 kendaraan besok pagi (9/9 06.00) akan melakukan dorongan logistik ke
Pameungpeuk, diarahkan untuk merapat koordinasi dengan Posko GRN di
Pameungpeuk.

Trabas, Bandung
- Per 7/9, 1 unit Land Rover dari LRCB dorlog ke ds. Pasirjambu,
Gambung, merapat ke Posko Mapenta dan Rumah Pintar. Support makanan
bayi, biskuit anak, beras dan mie instan.
- Mengkoordinasikan keberangkatan 15 orang dokter pada hari Senin (14/9)
- Mengkoordinasikan support tarpaulin, akan diarahkan ke Kec. Sindangbarang.

Global Rescue Network, Jakarta
- Masih stay di Sayang Heulang, Pameungpeuk dan melakukan distribusi
logistik serta pelayanan medis. Coverage Kec. Pameungpeuk dan Kec.
Cikelet. Tim GRN saat ini masih membutuhkan tim medis untuk aplus.
Rencana posisi posko dalam satu dua hari akan pindah ke lapangan LAPAN
di Kiara Kohok. Menggantikan tempat yang sebelumnya ditempati oleh
Wanadri.  -> masih belum konfirm tim medis yang akan mensupport GRN
(mohon bantuan rekan2)

IOF, Jakarta
- Rencana keberangkatan 10/9, dorlog, arah ke Pangalengan (mohon
updatenya mas Ronny)

Posko Walhi Jabar
- Terus melakukan kompilasi data assessment dari berbagai pihak.
- Melakukan kontrol pada pemerintah.

Posko Konus
- Terus melakukan kolekting logistik dari para donatur

Posko Common Room, Kyai Gede Utama, Bandung
- Masih menerima penampungan logistik

Posko Tanggap Darurat Pemprov Jabar, Media Center, Diponegoro 20
- Melakukan meeting setiap hari pukul 15.00 untuk koordinasi SATLAK.
- Melakukan evaluasi setiap hari pukul 16.00 dengan Dinas Teknis
dipimpin oleh Sekda.
(bila ada rekan2 masyarakat sipil yang mau bergabung dipersilahkan merapat)
- Nomor telepon untuk Media Center 0813 9402 2559 (tapi kami coba tidak
direspon)
- Nomor telepon asisten Gubernur 081394022559 (untuk laporan daerah yang
masih belum tersentuh ke nomor ini, kami coba juga tidak di respon)
- Sudah ada pendampingan dari UN-OCHA
- Besok rencananya akan ada meeting UN /PMI /Donor di Bandung

Kekuatan armada yang siap bergerak:
- 2 unit Land Rover di rayon Bandung Barat, Cimahi
- 4 unit Land Rover di rayon Bandung Timur, Cileunyi.
- 1 unit Land Rover di Konus
- 20 unit Land Rover LRCB standby on call.
- 1 unit truk 3/4 ton di Cimahi

Kekuatan medis yang Standby:
- sdm nil, baru siap setelah hari Sabtu.
- obat nil, baru siap setelah hari Sabtu

Donasi yang masih standby:
- Posko Katedral
- Logistik di Posko Penggalangan Bantuan di Corps Mahawarman (belum terdata)

Ciamis masih belum ada kontak aset. Mohon di update.
Nampaknya operasi masih diperlukan untuk jangka 1 minggu ke depan. Dari
berbagai titik yang masih sangat dibutuhkan adalah:

- shelter (family shelter) -> 1 roll tarpaulin/ bagor (100m x 2m) bisa
dibuat 18 unit shelter sementara.
- makanan balita/ anak,
- obat dan pelayanan medis
- pendampingan psikososial/ trauma healing
- uang untuk dukungan pergerakan operasi
- alat masak
- alat pertukangan dan bahan bangunan

Mohon hindari dulu distribusi:
- susu formula (ada laporan alergi)
- beras dan mie instan (untuk beberapa titik dilaporkan menumpuk di SATLAK)

Livelihood dilaporkan tidak terlalu terganggu, sehingga dorongan
logistik berupa tenda, alat pertukangan, alat masak atau bahan bangunan
lebih diprioritaskan. Diperlukan juga koordinasi, kontrol dan
pendampingan terus menerus ke SATLAK setempat untuk masalah distribusi
logistik serta peta kekuatan.

Mohon juga dalam pendampingan dan persentuhan dengan korban bencana
ditekankan untuk counter isu gempa susulan yang tidak dapat
dipertanggungjawabkan. Karena dilaporkan masih ada warga yang masih
meninggalkan rumahnya karena takut ada gempa susulan lagi yang lebih
besar. Nampaknya diperlukan surat keterangan dari pihak berwenang/ BMKG
yang ditembuskan ke kecamatan untuk mengcounter hal ini.

Demikian sementara ini, mohon juga informasi yang lebih intens dari
pergerakan yang dilakukan rekan-rekan agar TST (Tau Sama Tau) dan
masing2 bisa memetakan kekuatan atau membaginya. Sangat disarankan
apaila ada pergerakan ke salah satu titik diatas, bisa berkoordinasi
dengan posko yang sudah ada di lokasi.
Info pergerakan bisa melalui milis ini, email ke alamat diatas atau via
sms ke 811 21 7686

Hatur nuhun atas dedikasi dan komitmen rekan2 semua untuk warga Jawa
Barat. Mohon maaf bila ada kekurangan dan reportnya kurang terstruktur.

September 6, 2009

Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Jawa Barat

Filed under: Respon Bencana

Jawa Barat Peduli membuka posko penyaluran bantuan untuk korban gempa di Jawa Barat.
Bekerjasama dengan Corps Mahawarman, dan SAR UNPAD kami membuka posko bersama untuk pooling logistik di:

Sekretariat Corps Mahawarman, Jl. Surapati 29, Bandung.
Hubungi: Ibu Ipoet 081321881097 

atau dapat juga diserahkan melalui:

  1. Sekretariat TRABAS, Jl Riau 49, Bandung
  2. Sekretariat WANADRI, Jl. Aceh 155, Bandung (022) 4206440

Untuk sumbangan berupa uang dapat dikirimkan melalui nomor rekening:

BANK JABAR #00019692851000 a/n Andar Manik

Untuk periode tanggap darurat (sampai H+14), bantuan yang masih dibutuhkan untuk kategori non-food adalah:
- tenda keluarga
- mck portable dan peralatan mandi
- air bersih
- perlengkapan tidur (terutama selimut/ sarung/ alas tidur)
- sandang
- obat-obatan (terutama obat batuk anak/dewasa, obat flu dan panas anak/dewasa, obat diare, dan vitamin)
- peralatan masak dan makan (kastrol, kompor gas, piring, gelas, sendok, garpu, dsb)

Sedangkan untuk food item adalah:
- sembako (sebaiknya bukan mie instan atau beras)
- makanan bayi (biskuit atau bubur bayi. Susu formula dihindari) 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi email jabarpeduli@gmail.com

 

September 5, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #5

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #5
tanggal publikasi 5 September 2009 02:42 wib

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Ringkasan Data Korban -

Sampai dengan pukul 15.00 hari Jum’at 4 September 2009, korban meninggal akibat gempa bumi 7.3 SR di Jawa Barat berjumlah 64 orang, dengan rincian: Kab. Cianjur (24), Kab. Garut (7), Kab. Sukabumi (3), Kab. Tasikmalaya (5), Kota Tasikmalaya (5), Kab. Bandung (11), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab. Ciamis (6). Di Kab. Cianjur, 37 orang masih dinyatakan hilang.  
Sore ini telah terdata jumlah pengungsi di Kab. Sukabumi sebanyak 140 orang. Sehingga total pengungsi di Jawa Barat hingga pukul 15.00 wib tercatat  sebanyak 25.382 jiwa, dengan rincian: Kab. Cianjur (11.787), Kab.Garut (8.195), Kota Tasikmalaya (3.387), Kab. Tasikmalaya (450), Kab. Bogor (663), Kab. Ciamis (473) dan Kab. Kuningan (287), dan Kab. Sukabumi (140). Sedangkan pengungsi di Kab. Cilacap Provinsi Jawa Tengah terdata sebanyak 2.388 jiwa (BNPB 15:22).

- Situasi umum -

1. Berdasarkan SK 360/kep.1260-Hukham/2009 tentang Penetapan Tanggap darurat Bencana, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memperpanjang masa tanggap darurat untuk penanganan gempa di Jawa Barat menjadi H+14. Gubernur telah menetapkan beberapa hal penting, antara lain; 1) Tanggap Darurat Bencana ditetapkan selama 14 hari terhitung mulai tanggal ditetapkannya SK tersebut yakni 3 September 2009. 2) Menyelenggarakan penanggulangan bencana, 3) melakukan kajian dan identifiksi secara cepat dan akurat berbagai kondisi dan korban bencana, 4) Melakukan penyelamatan dan evakuasi korban, 5) Pemenuhan kebutuhan dasar, 6) Perlindungan terhadap kelompok rentan, 7) Pemulihan segera sarana dan prasarana.
Adapun semua biaya yang muncul dibebankan pada APBN, APBD Propinsi, APBD Kabupaten/Kota serta sumber lain yang tidak mengikat. Dan semuanya harus dilaksanakan dengan rasa tanggungjawab dan mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Heryawan. Semuanya itu dilaksanakan secara terpadu dalam bentuk kegiatan yang dilaksanakan Satkorlak sehingga penanganannya dapat berlangsung secara fokus, tepat sasaran, efektif dan mampu memulihkan kondisi lebih baik (pikiran rakyat 16:27).

2. Gubernur mengimbau agar para bupati dan walikota di Jawa Barat segera mengambil dan mendistribusikan beras sejumlah 100 ton di bulog masing-masing yang menjadi hak masing-masing wilayah tersebut. Dan beras tersebut harus dipastikan digunakan untuk memasok kebutuhan pengungsi (pikiran rakyat 12:53)

3. Kepala Seismologi BMKG, Soehardjono menyatakan bahwa gempa yang terjadi di Jawa Barat, Nabire dan Mentawai beberapa hari ini terhubung satu sama lain. Episenter ketiga gempa tersebut berada pada titik pertemuan ketiga lempeng besar, Eurasia, Indo-Australia dan lempeng Pasifi (jakarta post).

4. Beberapa pihak dan pengamat meingatkan mengenai segeranya dibentuk tim yang melakukan inventarisasi secara lebih detil kerusakan bangunan dan kebutuhan yang ada agar dapat segera diketahui detail kerusakan serta model bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah pada periode pemulihan.

5. Polda Jabar telah menerjunkan 600 personel anggota Brimob untuk membantu mengevakuasi para korban musibah gempa yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat, terutama Tasikmalaya, Cianjur, Garut dan Sukabumi. Selain itu, Polda Jabar pun telah mengerahkan sejumlah anjing pelacak untuk membantu upaya pencarian para korban yang terkubur longsoran tanah di Cianjur. (pikiran rakyat 21:36)

6. Kondisi waduk di Jawa Barat dinyatakan aman, demikian menurut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Namun demikian pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi waduk besar diantaranya Waduk Jatiluhur, Cirata, Saguling dan Waduk Dharma tetap ditingkatkan.

7. Bibir kawah Gunung Galunggung di Kec Sukaratu, Kab Tasikmalaya, Jawa Barat, retak memanjang sepanjang 300 meter dengan lebar kurang lebih satu centimeter akibat gempa berkekuatan 7,3 skala richter yang berpusat di barat daya Tasikmalaya, pada Rabu 2 September lalu. Retakan juga terjadi di lokasi hulu Sungai Cibanjaran sepanjang enam meter. (okezone 23:00)

- Kompilasi Informasi dari Daerah-

Kabupaten Bandung
1. Di desa Kamasan, Kec. Banjaran, dilaporkan oleh tim KSR PMI STT Telkom bahwa kerusakan bangunan yang terjadi adalah rumah rusak ringan 265 unit, rusak berat 60 unit dan korban luka ringan 3 orang.

2. Dari beberapa kecamatan terkena bencana di Kabupaten Bandung dilaporkan masyarakat mulai mengeluh belum menerima bantuan. Bantuan yang masuk dianggap oleh masyarakat terlalu terfokus pada Kec. Pangalengan. Sementara kecamatan lain diantaranya Cangkuang, Kutawaringin, Rancabali, Pasirjambu, dan Soreang kurang mendapat perhatian. Data dari kec. Cangkuang adalah 14 rumah ambruk, 398 rumah rusak berat, dan 439 rumah rusak ringan. Wilayah terpatah di Desa Jatisari dengan enam rumah ambruk, 173 rumah rusak ringan, dan 173 rumah rusak ringan. Sedangkan Desa Tanjungsari enam rumah ambruk, 83 rusak berat, dan 221 rusak ringan. Sementara ini sudah ada 2 tenda bantuan dari Pemkab Bandung. Walaupun pada siang hari tenda kosong, namun malam hari masih disesaki pengungsi karena masih mengkhawatirkan adanya gempa susulan. Logistik makanan belum menyentuh desa di kecamatan-kecamatan tersebut. Dan bantuan makanan yang ada bagi para pengungsi hanya swadaya dari perangkat desa dan kecamatan (pikiran rakyat 19:14).

3. Pengungsi di Pangalengan terkonsentrasi di empat titik pengungsian, lapangan sepakbola Pangalengan, lapangan Marga Mukti, Secapa dan desa Sukamanah. Dilaporkan warga mulai terkena ISPA dan batuk-batuk karena hawa dingin dan debu. (elshinta 22:45)

4. Pengungsi yang berada di Desa Taruma Jaya, Kecamatan Kertasari, Cibereum, Pengalengan Kabupaten Bandung mengaku sama sekali belum mendapatkan bantuan. (mediacenter 13:15)

Kabupaten Cianjur
1. Hari kedua pasca gempa berikut longsor di Kampung Babakan Caringin Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong, Cianjur, tim gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban tambahan. Mereka yang ditemukan hari ini dalah Dewi, 10 tahun, Aldi, 1 tahun dan Cucu, 2 tahun. Ketiga korban itu ditemukan dalam kondisi rusak dan anggota tubuh terpisah. Meski begitu, mereka berhasil diidentifikasi. Sampai Jum’at malam (4/9) setidaknya sudah 24 orang yang ditemukan dari 70 orang yang dilaporkan hilang. Sebanyak 23 orang diantaranya meninggal dunia dan seorang terluka. (tempointeraktif 23:48)

Kabupaten Garut
1. Aktifitas masyarakat di sekitar Pameungpeuk dan Cikelet perlahan sudah mulai bergulir walau sebagian besar masih tidur di pengungsian karena rumahnya hancur.

Kota Banjar
1. Gempa telah merusak sekira 513 rumah di kota Banjar. Kerusakan terbanyak terdapat di Kec. Pataruman. Adapun korban meninggal 1 orang setelah di rawat di RSU Banjar, 1 orang dirujuk ke RSHS Bandung dan 7 lainnya sudah bisa dipulangkan. Dari ketujuh orang tersebut 2 orang warga Banjar dan sisanya dari Kab. Ciamis (pikiran-rakyat 03/09 13:45).

Kabupaten Majalengka
1. Tiga kecamatan di Majalengka terkena dampak gempa. Sekitar 352 rumah di Kec. Bantarujeg, Talaga dan Kec. Banjaran rusak. Selain itu dilaporkan pula SD Cinambo 1 didapati ambruk dan untuk sementara kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke KUD (pikiran rakyat).

Kabupaten Ciamis
1. Dari Kabupaten Ciamis diinformasikan bahwa stok logistik yang dimiliki Pemkab masih minim. Untuk mensiasatinya bantuan dalam bentuk nasi bungkus diberikan langsung di beberapa lokasi selama 3 hari. Sedangkan untuk tujuh hari ke depan bantuan dalam bentuk bahan pokok. Data sementara kerusakan dan korban yang masuk adala tercatat 6 orang meninggal dunia. 32 luka berat dan 126 luka ringan. Selain itu juga terdapat 733 rumah yang hancur, 7.291 rusak berat dan 11.433 rumah rusak ringan. Fasilitas umum yang rusak, terdiri dari 112 masjid, 35 sekolah serta 12 kantor pemerintahan , serta satu jembatan di Kec. Rancah. 
Disebutkan dari 36 kecamatan di tatar Galuh Ciamis, sebanyak 26 kecamatan yang mengalami kerusakan parah akibat gempa. Hanya saja dengan keterbatasan yang ada, diakui oleh bupat Ciamis, Engkon Komara belum seluruhnya dapat ditangani secara maksimal (pikiran-rakyat 17:43). Dilaporkan pula bahwa jumlah pengungsi di kabupaten Ciamis mencapai lebih dari 20.000 orang yang tersebar di 26 kecamatan.

2. Camat Banjarsari Drs. Uga Yogaswara mengatakan, rumah rusak di Banjarsari itu rata-rata sebanyak 15-20 per desa. Sedangkan jumlah desa yang ada di Banjarsari sebanyak 21 desa. Yang rusak dan roboh, katanya, bukan hanya rumah panggung, tetapi juga gedung (pikiran-rakyat 2/9 18:05).

3. Di Desa Cikaso, Kec. Banjarsari setidaknya 35 rumah hancur, 50 rusak berat dan 75 rusak ringan. Sedangkan di desa Sindangjaya, menurut catatan "PRLM", rumah yang rusak lebih dari 587 rumah. Dari sebanyak itu, 194 rumah hancur dan rata dengan tanah, sisanya, mengalami rusak ringan. Sementara ini, mereka diam di sejumlah tenda dan barak yang disediakan TNI, khususnya Yonif 323/Raider. (pikiran rakyat 3/9 17:36)

4. Pemkab Ciamis sudah memberikan bantuan tanggap darurat berupa makan minum bagi 1.000 korban gempa di lokasi terparah yakni di Jl Lembur Situ Ciamis dan di Desa Sindangjaya Mangunjaya yang dilakukan setiap buka dan sahur sejak Rabu (3/9) petang. (tribun jabar 23:49).

5. Mulai hari Sabtu (5/9) ini Pemkab Ciamis secara serentak membagikan bantuan tanggap darurat berupa tunai Rp 50.000,- dan beras 10 kg/korban gempa yang menyebar di 36 kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis (tribun jabar 23:49).

6. Di Desa Karangsari Rt 12 dan Rt 13 RW 11 Padaherang  25 KK mengungsi karena rumahnya hancur, mereka tinggal ditenda-tenda darurat apa adanya. “Korban sudah banyak yang mengeluh sakit kurang tidur, namanya tinggal di tenda darurat ala kadarnya. Butuh selimut, butuh tenda yang lebih baik. Tetapi sampai hari  ini belum ada  bantuan apapun,” ujar Nono Sarjono (40), warga Karangsari. (tribun jabar 23:49)

- Respon Masyarakat dan Lembaga Nasional -

1. Tim advance dari Trabas (Trail Bandung Association) sudah meluncur ke beberapa lokasi, diantaranya Pangalengan, Pameungpeuk dan Ciamis. Dari Ciamis diberitakan sempat menurunkan satu paket terpal (160 meter) untuk digunakan sebagai shelter darurat di wilayah Desa Sumberjaya, Kec. Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Dari lokasi tersebut juga diberitakan bahwa kondisi dan logistik di pengungsian masih sangat minim.Kontak Sekdes Sumberjaya 081804808353

2. Logistik dari beberapa unsur masyarakat sudah mulai teratur diberangkatkan dari Bandung menuju ke beberapa titik bencana, utamanya ke Pangalengan, Kab. Bandung dan Pameungpeuk, Kab. Garut.

3. Tim dari KSR PMI unit STT Telkom dan Astacala sudah mendirikan posko di Desa Kamasan, Kec. Banjaran untuk mendistribusikan bantuan.

4. PMI (Palang Merah Indonesia) sudah mengirimkan 1.500 tenda keluarga, 3.000 terpal, 5.000 selimut dan alas tidur serta 1000 alat mandi ke beberapa area terdampak.

5. Rumah Zakat Indonesia (RZI) Cabang Bandung mendirikan Posko Kesehatan untuk korban bencana gempa di Kp. Sidamukti RT 05 RW04 Ds. Pangalengan Kec. Pangalengan Kab. Bandung. Sebanyak 300 rumah, tiga masjid dan tiga sekolah rata dengan tanah. Akibatnya satu orang tewas akibat tertimbun dan delapan orang terluka parah. Dalam kesempatan itu RZI menurunkan dokter dan relawan serta menyediakan kornet Superqurban untuk para korban (pikiran-rakyat 10:54).

- Respon Lembaga Internasional -
sumber: reliefweb

1. Tim Assessment dari UN telah diberangkatkan menuju Tasikmalaya, Bandung Selatan, Garut dan Kabupaten Bandung.

2. Oxfam telah menyediakan emergency shelter untuk 1000 keluarga. Oxfam dibantu partner lokal, BMP Jakarta serta SPP Tasikmalaya terus melakukan assessment untuk kebutuhan air, sanitasi dan makanan.

3. Tim penanganan bencana dari Operation Blessing International (OBI) tiba pagi tadi di Tasikmalaya. Tim terdiri dari 2 orang dokter dan paramedis bersama satu unit ambulans bekerja sama dengan rumah sakit lokal untuk membantu korban bencana.

4. Caritas telah mengirimkan selimut, sarung, alat mandi dan cuci, terpal dan lampu badai ke Garut.

5. ACT International bersama CWS (Church World Service), YTBI (Yayasan Tanggul Bencana Indonesia) dan YEU (Yakkum Emergency Unit) telah mengirimkan bantuan dan tim untuk melakukan assess dampak bencana. YTBI dan YEU telah menentukan Pameungpeuk sebagai basis posko mereka.

6. Rotary Shelterbox akan memberangkatkan 224 unit shelterboxes ke Indonesia bersama tim responsenya untuk didistribusikan ke daerah terkena bencana.

7. World Vision Indonesia mengirimkan 4.000 paket family kit bernilai US $250,000. 1.500 paket masing-masing dikirimkan ke Pangalengan dan Tasikmalaya. Mereka jugamenyiapkan 1.000 emergency kit untuk anak balita.

8. Tim HOPE Worldwide berangkat dari Bandung pada 3 september untuk mendistribusikan 50 terpal sekaligus melaksanakan assessment situasi terakhir.

9. CRS telah mengirimkan tim assessment pada hari Rabu 2/9.

***
KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
jabarpeduli@gmail.com
Andar Manik (andar.manik@gmail.com), echo (unregister@gmail.com)

INDOALERT!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

KONTAK LAIN:

Posko Bersama Sukamanah Pangalengan:
Herry Sutrisno +62 857 2037 2986, Lena +62 22 7788 8014

Posko Wanadri Kiara Kohok, Pameungpeuk:
Feby (feby_ara@yahoo.com, +62 8132 145 947*)

Posko Sekretariat Wanadri: Jl. Aceh 155, 022 4206440

Global Rescue: Bing Mulyono (easysoektojo@yahoo.co.id)

Mahawarman: Jack (kasmenwa@mahawarman.org)

Posko Trail Bandung Association (Trabas):
Jl. Riau 49 Bandung. Ook +62 8522 444 4168*, Ifan 0878114200*

Land Rover Club Bandung (LRCB): Asor (gassor@gmail.com)

September 4, 2009

Laporan Perkembangan Gempa Jawa Barat #4

Laporan Perkembangan Gempa Jawa Barat #4

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Situasi umum -
Pada tanggal 2 September 2009, gempa berkekuatan 7.3 skala richter mengguncang sebagian besar Jawa Barat. Gempa dilaporkan oleh media dapat dirasakan mulai dari Medan sampai Bali (III skala MMI).

Data gempa yang tercatat adalah sebagai berikut:

BMKG
7.3 Skala Richter (SR) posisi 8.24 LS 107.32 BT, kedalaman 30km pukul 14:55 wib

USGS
7.0 Mw posisi pada koordinat 7.770S, 107.323E, depth 49km, 14:55.01
Location with respect to nearby cities:
  95 km (59 miles) SSW (196 degrees) of Bandung, Java, Indonesia
 109 km (68 miles) SSE (150 degrees) of Sukabumi, Java, Indonesia
 115 km (71 miles) WSW (245 degrees) of Tasikmalaya, Java, Indonesia
 193 km (120 miles) SSE (161 degrees) of JAKARTA, Java, Indonesia

Pada pukul 15.08 wib PTWC/NOAA/NWS mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Indonesia. Disusul pada pukul 15.18 wib Japan Meteorological Agency (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami. Dan pada pukul 16.00 peringatan tersebut telah dicabut. Namun demikian BMKG mencatat kenaikan air laut di sekitar pantai selatan Jawa Barat antara 15 - 1 meter.
Di informasikan juga bahwa sistem peringatan tsunami melalui sirine yang dipasang di pinggir pantai tidak ada yang berfungsi.

Malam harinya Gubernur Jawa Barat mengadakan rapat khusus bersama unsur muspida mengenai penanganan gempa dan sekaligus menyatakan kondisi bencana.
Terungkap bahwa gempa telah menyebabkan kerusakan dan korban sedikitnya di 12 kabupaten/kota di Jawa Barat, tidak termasuk di Kabupaten Cilacap dan ibukota Jakarta.

Sementara itu tadi sore dilaporkan bahwa Presiden SBY bersama ibu negara didampingi Menko Polkam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mensos Bachtiar Chamzah, Menbudpar Jero Watjik, Mensesneg Hatta Rajasa dan Wagub Jabar, Dede Yusuf mengunjungi lokasi longsor akibat gempa di Kampung Babakan Caringin, Desa Cikangkareng, Cianjur. Pada kesempatan itu Presiden menyatakan bahwa Indonesia belum memerlukan bantuan asing dan bencana gempa ini masih dapat ditangani oleh sumberdaya lokal maupun nasional. Presiden juga menyatakan akan memberi bantuan sebesar 5 milyar diluar bantuan dari pemerintah pusat dan pemprov Jabar (kominfo newsroom). Sepulang dari lokasi bencana, Presiden dan rombongan menyempatkan berbuka puasa di tengah hutan dengan menu ransum militer T2 (detiknews 18.41).

Data korban yang dilansir oleh BNPB untuk provinsi Jawa Barat sampai 3 September 2009 pukul 15:06 adalah 57 orang dengan rincian:
Kab. Cianjur (21), Kab. Garut (10), Kab. Sukabumi (2), Kab. Tasikmalaya (9), Kab. Bandung (8), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab. Ciamis (4).

Sedangkan PPK-DEPKES menyiarkan bahwa jumlah korban sampai 3 September pukul 19:41 adalah:
2.615 bangunan rusak dengan rincian 12.496 unit rumah, 27 unit sekolah, 84 masjid/mushola, 8 unit perkantoran.
Korban yang meninggal dunia sampai saat ini sebanyak 53 orang yaitu 52 orang di Prov. Jawa Barat  (Kab. Bogor 2 orang, Kab. Sukabumi 2 orang, Kab. Bandung 10 orang, Kab. Tasikmalaya 4 orang, Kota Tasikmalaya 4 orang, Kab. Ciamis 6 orang, Kab. Garut 8 orang, Kab. Cianjur 16 orang) dan  1 orang di Prov. DKI Jakarta (RS. Medistra, Jakarta Selatan). Korban yang masih hilang sebanyak 37 orang di Kab. Cianjur Prov. Jawa Barat.  Korban luka berat/rawat inap sebanyak 125 orang yaitu 119 orang di Prov. Jawa Barat dan 6 orang di Prov. DKI Jakarta. Korban luka ringan sebanyak 503 orang yaitu 465 orang di Prov. Jawa Barat dan 38 orang di Prov. DKI Jakarta. Terjadi pengungsian sebanyak 5.368 orang di Prov. Jawa Barat (PPK-DEPKES).

Sarana kesehatan yang rusak yaitu 1 RS (Kab. Sumedang), 22 Puskesmas (2 unit di Kab. Cilacap, 8 unit di Kab. Tasikmalaya, 3 unit di Kota Tasikmalaya, 5 unit di Kab. Garut, 2 unit di Kab. Ciamis, 1 unit di Kab. Kuningan dan 1 unit di Kab. Sukabumi), 28 Pustu (7 unit di Kab. Tasikmalaya, 5 unit di Kota Tasikmalaya, 15 unit di Kab. Garut  dan 1 unit di Kab. Purwakarta), 2 Polindes (2 unit di Kab. Tasikmalaya) dan 12 Rumah Dinas (5 unit di Kab. Tasikmalaya, 1 unit di Kota Tasikmalaya, 4 unit di Kab. Garut dan 2 unit di Kab. Ciamis)

- Kompilasi Informasi -

1. Kabupaten Cianjur
Hingga pukul 15.00, Kamis (3/9) tim evakuasi sudah menemukan 21 korban yang tertimbun longsor di Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong. 20 orang ditemukan meninggal dunia, sementara seorang warga bernama Darja ditemukan dalam kondisi terluka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pagelaran, Cianjur. Pihak aparat setempat mencatat 70 warga masih dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.
Jumlah pengungsi di Desa Cikangkareng terdapat 2.848 warga yang tersebar di 19 titik posko pengugsian. Namun, data korban dan jumlah pengungsi masih simpang-siur karena tidak ada koordinasi dalam penanganan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur kalang kabut dalam melakukan pendataan.
Sejak pukul 12.00 WIB jaringan komunikasi terputus total. Seluruh jaringan operator seluler kehilangan sinyal sehingga tidak bisa melakukan komunikasi. Tiga unit helikopter telah mendarat di ruang terbuka berupa sawah kering di Kampung Cibarengkok Desa Pamoyanan Kecamatan Cibinong (tempointeraktif 20.05). Sementara itu pengungsi mulai mengeluhkan terbatasnya bantuan khusus balita seperti susu dan biskuit bayi (detiknews 16.00).

Sementara itu tim tanggap darurat Badan Geologi, Dep. ESDM (PVMBG) diberitakan sudah menuju ke beberapa titik bencana, diantaranya Garut, Sukabumi, Tasik dan Cianjur. Laporan dari tim yang berada di Cianjur adalah sebagai berikut:

Lokasi gerakan tanah di Kamp Babakan caringin Desa Cikangkareng, Kec Cibinong. , Cianjur, Jenis gerakan tanah runtuhan batuan panjang kl 400 m lbr 250 tinggi gawir longsor 100 m dengan arah gerakan N 80 E posisi E 07 derajat 19 menit. E 107 dderajat 10, 611 menit. Faktor penyebab : kemiringan yg tegak, adanya perlapisan batuan yg sudah mengalami pengkekaran, pemicunya gempa 7,3 SR, jenis batuan : breksi,tufa, batu pasir dan batu lempung . Rumah tertimbun 12 , 1 toko dan 1 mesjid. 85 rusak berat, 167 rusak ringan, 47 orang hilang, 12 ditemukan. (pak surono)

2. Kabupaten Garut
Data sementara yang dilansir Pemkab Garut tercatat korban jiwa mencapai 7 orang, luka berat 18 orang, luka ringan 107, rumah rusak berat 5.024, rusak sedang 1.311, rusak ringan 7.567, sekolah rusak berat 279, rusak sedang 2, dan rusak ringan 50.  Masjid rusak berat 74, kantor desa 3 buah. Dan sampai saat ini beberapa kecamatan masih gelap gulita.

Dari tim Wanadri yang berada di Pameungpeuk, Garut diberitakan bahwa logistik masih belum mencukupi. Di lokasi posko setidaknya ada 300 orang dan hanya ada 2 buah tenda peleton yang didirikan oleh pihak TNI. Diinformasikan pula bahwa malam ini PASKHAS akan mengirimkan 4 unit tenda peleton. Di informasikan pula bahwa kondisi shelter, MCK dan infrastruktur serta logistik masih kurang layak ditambah oleh angin kencang dan debu sehingga dikhawatirkan bila tidak ada perbaikan, dalam satu atau dua hari ini akan banyak warga yang mulai terserang penyakit. Diinformasikan pula bahwa satu unit truk PDAM terus berkeliling menyalurkan air bersih di Pameungpeuk.

Tim ICT Airputih dan Indosat M2 dikabarkan telah berhasil membuka jaringan internet di Pameungpeuk yang berlokasi di kantor kecamatan Pameungpeuk. Akses ini terbuka secara luas untuk digunakan oleh warga, relawan maupun wartawan. Kontak person dari Airputih di Pameungpeuk:
- Agus Triwanto: 081334844679
- Nanang Syaifudin: 08113316129

3. Kabupaten Sukabumi
Dari Sukabumi dilaporkan bahwa wilayah yang paling parah adalah Sukabumi bagian selatan, yaitu Kecamatan Lengkong. Sekitar 400 rumah mengalami kerusakan. Sehingga jumlah kerusakan rumah di Sukabumi adalah 1.240 rumah rusak berat dan 1.959 rumah rusak ringan. Demikian diungkap oleh ketua Satlak PBA Sukabumi yang juga adalah Komandan Kodim, Letkol (Kav) Muhammad Yusuf melalui Tribun Jabar. Dandim juga menyatakan bahwa Pemda Sukabumi akan membantu perbaikan rumah sebesar 2 juta rupiah untuk rumah rusak berat dan 1 juta rupiah untuk rusak ringan (tribunjabar 10.08)

4. Kabupaten/Kota Tasikmalaya
Melaui PPK-DEPKES, diinformasikan bahwa Dinkes Kab. Tasikmalaya masih membutuhkan bantuan 20 tenda peleton, 500 buah veldbed, 20 kantong mayat dan 1.500 lembar selimut.
Sementara itu data kerusakan yang dilansir oleh Pemkab Tasikmalaya adalah:
Korban jiwa 4 orang, luka berat 60 orang, luka ringan 29 orang, rumah rusak berat 3289 unit, rumah rusak ringan 6325 unit, mesjid 103 unit, madrasah 44 unit, sekolah 44 unit, kantor desa 17 unit, kantor kecamatan 6 unit, GOR 1 unit, ponpes 2 unit.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jl. Mayor Utarya No. 1 Tasikmalaya, Tlp. 0265-333154, 333157 dan fax. 0265-333937

5. Kabupaten Bandung
Pantauan dari Pangalengan titik-titik pengungsian dan posko yang dibuat warga tersebar di sepanjang jalan sejak sebelum masuk ke kota Pangalengan. Malam ini banyak pengungsi yang masih tidur di pinggir (bahkan di badan jalan) dengan alas tidur seadanya.

Dari Posko Bersama STKS Bandung, IMAKES, Bandung Solidarity, PJB, Mahawarman dan Jabar Peduli di desa Sukamanah, Pangalengan dilaporkan bahwa tambahan logistik mulai berdatangan dari berbagai pihak. Yang sempat tercatat adalah 2 unit tenda peleton, 2 unit tenda regu, air mineral, mie instan, beras, minyak goreng, unit dapur umum, susu bubuk dan kopi instan serta 1 paket obat-obatan bencana dari Dinkes Provinsi Jawa Barat. Kekuatan personil gabungan tercatat lebih dari 50 orang. 30 orang diantaranya merupakan relawan medis dari IMAKES yang secara bergantian melakukan layanan medis mobil dengan pola jemput bola langsung ke rumah-rumah penduduk. Selain itu posko medis juga dibuka 24 jam untuk melayani warga yang datang berobat. Pola jemput bola dilakukan karena banyak warga yang tidak mau jauh meninggalkan rumah dan lebih memilih tidur di sekitar area rumah yang hancur. Dilaporkan sebagian besar dari 20 RW yang ada di desa Sukamanah dalam keadaan rusak berat. Namun sayangnya kami belum mendapatkan data assessment yang lebih detil.
Di depan posko bersama juga tadi malam sedang dibangun posko Pikiran Rakyat dan posko Indofood Peduli.
Rencana operasi sampai dua hari kedepan adalah tetap melakukan layanan medis sambil memperkuat data assessment. Kondisi di lokasi masih relatif tertib walaupun dikabarkan ada sebagian warga yang sempat berselisih mengenai pembagian logistik.
Untuk listrik PLN, mulai tadi sore jaringan listrik di Pangalengan sudah mulai menyala kembali.

6. Kabupaten Bandung Barat
Di Kab. Bandung Barat hingga pukul 21.00 WIB data dari Kepala Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kab. Bandung Barat, Momon Suherman mencatat 60 rumah rusak berat dan rusak ringan. Di antaranya di Kec. Sindangkerta, Rongga, Cisarua, Batujajar, Cihampelas, Ngamprah, dan Cililin.

Di Desa Baranangsiang Kec. Cipongkor, Kepala Desa Heri mengatakan, dari satu dusun di desa tersebut terdapat 51 rumah yang mengalami rusak berat dan rusak ringan. Sementara itu, satu warganya meninggal akibat serangan jantung. (bandungbaratkab.go.id 10:05)

Dilaporkan juga oleh detiknews bahwa satu hotel di depan Polres Lembang yaitu hotel Pesona Bamboe mengalami amblas satu lantai. Hal ini menyebabkan 2 mobil dan 10 unit sepeda motor tertimbun.

7. Kabupaten Bogor
Data sementara yang terhimpun adalah tercatat 281 rumah mengalami kerusakan di Kec. Caringin, 40 rumah rusak di Kec. Megamendung, 6 rumah rusak di Kec. Cisarua. Sedangkan korban jiwa yang meninggal dunia tercatat dua orang (pikiran rakyat 21:13).
Adapaun bangunan yang rusak, terdata 702 rumah warga yang tersebar di 10 kecamatan .Dari jumlah tersebut, 156 rumah rusak berat, sehingga sama sekali tidak dapat dihuni lagi, sebab roboh total atau doyong yang rawan roboh total. Sisanya, rusak sedang atau ringan.
Korban bencana gempa yang paling banyak adalah warga Caringin, di mana dari 156 rumah yang teribas gempa, 103 rumah mengalami rusak berat. Di Kecamatan Megamendung, 231 rumah dilaporkan rusak, namun hanya 7 rumah yang rusak berat. Banyak rumah rusak berat akibat gempa juga dilaporkan dari Kecamtan Cigombong, yakni 31 rumah rusak berat dan 73 rusak ringan (kompas 18:24) 

8. Kabupaten Ciamis
Dari beberapa wilayah, kerusakan parah terjadi di wilayah Lembursitu, Kelurahan/Kecamatan Ciamis. Dari dua RT saja tercatat 27 rumah yang rusak berat dan ringan. Sebagian di antaranya luluh lantak rata dengan tanah.
Selain itu berbagai fasilitas seperti sekolah, bank maupun kantor pemerintah juga rusak. Sekolah yang rusak di antaranya MAN2 Ciamis, Unigal, Akper dan lainnya. Kemudian BRI Ciamis, Toserba Yogya, Gedung DPRD, Gedong Pramuka, GOR Panjalu, sejumlah masjid dan lainnya juga rusak. (pikiran-rakyat 2/9 21:23)
Beberapa wilayah yang terkena bencana gempa dan termasuk paling parah adalah Kecamatan Purwodadi, Banjarsari dan Mangunjaya.
Sementara wilayah Ciamis Utara yang juga menjadi korban gempa di antaranya Kecamatan Baregbeg, Panjalu dan Rajadesa (pikiran-rakyat 17:50).

9. Kabupaten Purwakarta
Di Purwakarta, 39 rumah yang mengalami kerusakan tersebar di Desa Pasirangin, Nangewer, Linggasari, Mekarsari, dan Depok, semuanya di Kecamatan Darangdan. Satu pesantren di Pasirangin juga rusak parah. Bupati Purwakarta telah membagikan sumbangan pada para korban gempa. (tempointeraktif)

10. Kabupaten Kuningan
Ratusan rumah rusak berat dan ringan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kecamatan Darma. Data dari pihak kecamatan setempat menyebutkan 94 rumah rusak, yang 33 rumah di antaranya rata dengan tanah. Kecamatan lain yang mencatat kerusakan rumah yakni Cilebak (24), Ciniru (5), Selajambe (8), Karangkanca (13) dan Ciwaru (5). Belum ada laporan korban tewas dari pihak Pemkab Kuningan. Para korban yang rumahnya hancur kini ditampung di tenda darurat dan masjid (bisnis.com).

Sementara itu dari Bagian Kesra Setda Kuningan menginformasikan kerusakan yang terjadi (data per tanggal 2 september)

Kecamatan Cilebak :
1. Desa Mandapajaya : tiga bangunan rumah ambruk, lima rumah rusak sedang dan delapan rumah rusak ringan.
2. Desa Legokherang : Satu rumah ambruk, 15 rusak sedang dan satu rumah rusak ringan.
3. Desa Cilebak : Satu rumah rusak sedang
4. Desa Bungurberes : Satu rumah rusak ringan
5. Desa Patala : Tiga Rumah Rusak Sedang
6. Desa Jalatrang dua rumah rusak ringan Kecamatan Kadugede : Desa Cisukadana : Dua rumah rusak ringan

Kecamatan Karangkancana :
1. Desa Margacina : Satu rumah rusak berat, enam rumah rusak sedang dan 24 rumah rusak ringan.
2. Desa Kaduagung : Dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan.
3. Desa Jabranti Tiga rumah rusak ringan.

Kecamatan Selajambe :
1. Desa Padahurip Satu rumah rusak sedang, empat rumah rusak ringan
2. Desa Selajambe Tiga rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan
3. Desa Cantilan Enam rumah rusak ringan
4. Desa Ciberung Satu rumah rusak ringan

Kecamatan Ciwaru :
1. Desa Sagaranten : Delapan rumah rusak sedang dan 32 rumah rusak ringan 2. Desa Sumberjaya : Enam rumah rusak sedang dan 44 rumah rusak ringan
3. Desa Citundun : Satu rumah rusak sedang

Kecamatan Darma :
1. Desa Sakerta Timur : Tiga rumah rusak berat, 16 rumah rusak sedang dan 16 rumah rusak ringan.
2. Desa Sakerta Barat : empat rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan
3. Desa Cageur : Dua rumah rusak sedang, Delapan rumah rusak ringan
4. Desa Cipasung Empat Rumah rusak sedang, Delapan rumah rusak ringan
5. Kawahmanuk Satu rumah rusak sedang, 11 rumah rusak ringan
6. Situsari 14 rumah rusak sedang dan 38 rumah rusak ringan
7. Gunungsirah Enam rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan
8. SD Siujarasa dua bangunan rusak ringan

Kecamatan Subang : Kantor Polsek, Puskesmas dan Rumah dinas camat rusak ringan.

11. Kabupaten Indramayu
-tidak ada berita baru-

12. Kabupaten Subang
Dari Subang, data yang diperoleh menyebutkan jumlah rumah yang mengalami kerusakan di wilayah Subang tercatat 68 rumah, masing-masing 60 rumah di Desa Cibitung, tujuh rumah di Desa Cibeusi, dan satunya lagi di Desa Palasari. Satu bangunan masjid juga hancur. Diinformasikan bahwa Kabupaten Subang juga memiliki dana tak tersangka sebesar 2 miliar yang dapat dipergunakan untuk penanganan gempa (tempointeraktif).

TELKOM
PT Telkom Indonesia Tbk, menyatakan jaringan telekomunikasinya di wilayah gempa, Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar, tetap aman. Meski sebagian kantornya mengalami kerusakan. (tempointeraktif 2/9 20.31)

PSDA DAN BENDUNGAN
Gubernur Jawa Barat hari ini telah menginstruksikan Dinas PSDA untuk memeriksa seluruh waduk yang ada di Jawa Barat. Namun belum diperoleh perkembangan berita selanjutnya.

- Respon Nasional -

1. IOF Peduli akan menerjunkan 4 unit mobil dan satu cargo dapur umum ke daerah Cianjur. Diperkirakan akan menuju Cikangkareng, Cibinong.

2. TRABAS akan meluncurkan tim advance yang terdiri dari 3 unit motor trail untuk membantu assessment dan operasional posko ke tiga titik bencana di Pangalengan, Pameungpeuk dan Ciamis.

3. Tim Jakarta Rescue dikabarkan sudah berada di lapangan.

4. Tim Global Rescue dikabarkan akan menuju Pangalengan hari ini.

5. Beberapa kelompok masyarakat mulai membuka akses untuk penerimaan bantuan. Diantaranya adalah lembaga katedral dan komunitas Common Room.

6. Land Rover Club Bandung telah mengirimkan unit kendaraan ke Pameungpeuk dan bersedia menyediakan dukungan transportasi kendaraan 4x4 termasuk driver (minus bbm) untuk pendukungan operasi penanganan gempa Jawa Barat.

7. Tim dari Walhi Jabar, SKEPO, KMPA, dan FKKBPA, Unisba, Unpad, Unpar, ITB dan berbagai perguruan tinggi juga sedang melakukan koordinasi dan assessment serta pendukungan operasi di berbagai wilayah terkena bencana.

- Respon Internasional -

1. UN Joint Assessment Team yang terdiri dari UNDP, WFP, OCHA, World Bank, UNICEF dan UNDSS dilaporkan akan menuju Bandung untuk melakukan assessment. (reliefweb)
	
2. GlobalMedic’s South East Asian Field Office, yang berbasis di Yogyakarta, telah diterjunkan ke sekitar lokasi gempa untuk melakukan komprehensif assessment. Pada saat penggalian data selesai, GlobalMedic akan menentukan respon yang perlu diberikan (reliefweb).
	
3. CWS Indonesia sedang mengirimkan assessment tim ke daerah terdampak untuk menentukan kebutuhan dan respon yang dimungkinkan (reliefweb).
	
4. Personil dari Wolrd Vision sedang menuju Bandung untuk melakukan assess terhadap dampak gempa.

KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
jabarpeduli@gmail.com

Nomor rekening penggalangan dana recovery korban gempa:
BANK JABAR #00019692851000 a/n Andar Manik

KONTAK LAIN:
Bandung:
Andar Manik (andar.manik@gmail.com), echo (unregister@gmail.com)

Posko Bersama Sukamanah Pangalengan:
Herry Sutrisno +62 857 2037 2986, Lena +62 22 7788 8014

Posko Wanadri Pameungpeuk:
Feby (feby_ara@yahoo.com, +62 8132 145 947*)

Posko Sekretariat Wanadri:
Jl. Aceh 155, 022 4206440

Trabas: Ook +62 8522 444 4168*
Land Rover Club Bandung: Asor (gassor@gmail.com)

**laporan perkembangan gempa jawa barat sebelumnya dapat diakses melalui milis jabarpeduli.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com