JAWA BARAT PEDULI

September 4, 2009

Laporan Perkembangan Gempa Jawa Barat #4

Laporan Perkembangan Gempa Jawa Barat #4

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Situasi umum -
Pada tanggal 2 September 2009, gempa berkekuatan 7.3 skala richter mengguncang sebagian besar Jawa Barat. Gempa dilaporkan oleh media dapat dirasakan mulai dari Medan sampai Bali (III skala MMI).

Data gempa yang tercatat adalah sebagai berikut:

BMKG
7.3 Skala Richter (SR) posisi 8.24 LS 107.32 BT, kedalaman 30km pukul 14:55 wib

USGS
7.0 Mw posisi pada koordinat 7.770S, 107.323E, depth 49km, 14:55.01
Location with respect to nearby cities:
  95 km (59 miles) SSW (196 degrees) of Bandung, Java, Indonesia
 109 km (68 miles) SSE (150 degrees) of Sukabumi, Java, Indonesia
 115 km (71 miles) WSW (245 degrees) of Tasikmalaya, Java, Indonesia
 193 km (120 miles) SSE (161 degrees) of JAKARTA, Java, Indonesia

Pada pukul 15.08 wib PTWC/NOAA/NWS mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Indonesia. Disusul pada pukul 15.18 wib Japan Meteorological Agency (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami. Dan pada pukul 16.00 peringatan tersebut telah dicabut. Namun demikian BMKG mencatat kenaikan air laut di sekitar pantai selatan Jawa Barat antara 15 - 1 meter.
Di informasikan juga bahwa sistem peringatan tsunami melalui sirine yang dipasang di pinggir pantai tidak ada yang berfungsi.

Malam harinya Gubernur Jawa Barat mengadakan rapat khusus bersama unsur muspida mengenai penanganan gempa dan sekaligus menyatakan kondisi bencana.
Terungkap bahwa gempa telah menyebabkan kerusakan dan korban sedikitnya di 12 kabupaten/kota di Jawa Barat, tidak termasuk di Kabupaten Cilacap dan ibukota Jakarta.

Sementara itu tadi sore dilaporkan bahwa Presiden SBY bersama ibu negara didampingi Menko Polkam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mensos Bachtiar Chamzah, Menbudpar Jero Watjik, Mensesneg Hatta Rajasa dan Wagub Jabar, Dede Yusuf mengunjungi lokasi longsor akibat gempa di Kampung Babakan Caringin, Desa Cikangkareng, Cianjur. Pada kesempatan itu Presiden menyatakan bahwa Indonesia belum memerlukan bantuan asing dan bencana gempa ini masih dapat ditangani oleh sumberdaya lokal maupun nasional. Presiden juga menyatakan akan memberi bantuan sebesar 5 milyar diluar bantuan dari pemerintah pusat dan pemprov Jabar (kominfo newsroom). Sepulang dari lokasi bencana, Presiden dan rombongan menyempatkan berbuka puasa di tengah hutan dengan menu ransum militer T2 (detiknews 18.41).

Data korban yang dilansir oleh BNPB untuk provinsi Jawa Barat sampai 3 September 2009 pukul 15:06 adalah 57 orang dengan rincian:
Kab. Cianjur (21), Kab. Garut (10), Kab. Sukabumi (2), Kab. Tasikmalaya (9), Kab. Bandung (8), Kab. Bandung Barat (1), Kab. Bogor (2), dan Kab. Ciamis (4).

Sedangkan PPK-DEPKES menyiarkan bahwa jumlah korban sampai 3 September pukul 19:41 adalah:
2.615 bangunan rusak dengan rincian 12.496 unit rumah, 27 unit sekolah, 84 masjid/mushola, 8 unit perkantoran.
Korban yang meninggal dunia sampai saat ini sebanyak 53 orang yaitu 52 orang di Prov. Jawa Barat  (Kab. Bogor 2 orang, Kab. Sukabumi 2 orang, Kab. Bandung 10 orang, Kab. Tasikmalaya 4 orang, Kota Tasikmalaya 4 orang, Kab. Ciamis 6 orang, Kab. Garut 8 orang, Kab. Cianjur 16 orang) dan  1 orang di Prov. DKI Jakarta (RS. Medistra, Jakarta Selatan). Korban yang masih hilang sebanyak 37 orang di Kab. Cianjur Prov. Jawa Barat.  Korban luka berat/rawat inap sebanyak 125 orang yaitu 119 orang di Prov. Jawa Barat dan 6 orang di Prov. DKI Jakarta. Korban luka ringan sebanyak 503 orang yaitu 465 orang di Prov. Jawa Barat dan 38 orang di Prov. DKI Jakarta. Terjadi pengungsian sebanyak 5.368 orang di Prov. Jawa Barat (PPK-DEPKES).

Sarana kesehatan yang rusak yaitu 1 RS (Kab. Sumedang), 22 Puskesmas (2 unit di Kab. Cilacap, 8 unit di Kab. Tasikmalaya, 3 unit di Kota Tasikmalaya, 5 unit di Kab. Garut, 2 unit di Kab. Ciamis, 1 unit di Kab. Kuningan dan 1 unit di Kab. Sukabumi), 28 Pustu (7 unit di Kab. Tasikmalaya, 5 unit di Kota Tasikmalaya, 15 unit di Kab. Garut  dan 1 unit di Kab. Purwakarta), 2 Polindes (2 unit di Kab. Tasikmalaya) dan 12 Rumah Dinas (5 unit di Kab. Tasikmalaya, 1 unit di Kota Tasikmalaya, 4 unit di Kab. Garut dan 2 unit di Kab. Ciamis)

- Kompilasi Informasi -

1. Kabupaten Cianjur
Hingga pukul 15.00, Kamis (3/9) tim evakuasi sudah menemukan 21 korban yang tertimbun longsor di Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong. 20 orang ditemukan meninggal dunia, sementara seorang warga bernama Darja ditemukan dalam kondisi terluka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pagelaran, Cianjur. Pihak aparat setempat mencatat 70 warga masih dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.
Jumlah pengungsi di Desa Cikangkareng terdapat 2.848 warga yang tersebar di 19 titik posko pengugsian. Namun, data korban dan jumlah pengungsi masih simpang-siur karena tidak ada koordinasi dalam penanganan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur kalang kabut dalam melakukan pendataan.
Sejak pukul 12.00 WIB jaringan komunikasi terputus total. Seluruh jaringan operator seluler kehilangan sinyal sehingga tidak bisa melakukan komunikasi. Tiga unit helikopter telah mendarat di ruang terbuka berupa sawah kering di Kampung Cibarengkok Desa Pamoyanan Kecamatan Cibinong (tempointeraktif 20.05). Sementara itu pengungsi mulai mengeluhkan terbatasnya bantuan khusus balita seperti susu dan biskuit bayi (detiknews 16.00).

Sementara itu tim tanggap darurat Badan Geologi, Dep. ESDM (PVMBG) diberitakan sudah menuju ke beberapa titik bencana, diantaranya Garut, Sukabumi, Tasik dan Cianjur. Laporan dari tim yang berada di Cianjur adalah sebagai berikut:

Lokasi gerakan tanah di Kamp Babakan caringin Desa Cikangkareng, Kec Cibinong. , Cianjur, Jenis gerakan tanah runtuhan batuan panjang kl 400 m lbr 250 tinggi gawir longsor 100 m dengan arah gerakan N 80 E posisi E 07 derajat 19 menit. E 107 dderajat 10, 611 menit. Faktor penyebab : kemiringan yg tegak, adanya perlapisan batuan yg sudah mengalami pengkekaran, pemicunya gempa 7,3 SR, jenis batuan : breksi,tufa, batu pasir dan batu lempung . Rumah tertimbun 12 , 1 toko dan 1 mesjid. 85 rusak berat, 167 rusak ringan, 47 orang hilang, 12 ditemukan. (pak surono)

2. Kabupaten Garut
Data sementara yang dilansir Pemkab Garut tercatat korban jiwa mencapai 7 orang, luka berat 18 orang, luka ringan 107, rumah rusak berat 5.024, rusak sedang 1.311, rusak ringan 7.567, sekolah rusak berat 279, rusak sedang 2, dan rusak ringan 50.  Masjid rusak berat 74, kantor desa 3 buah. Dan sampai saat ini beberapa kecamatan masih gelap gulita.

Dari tim Wanadri yang berada di Pameungpeuk, Garut diberitakan bahwa logistik masih belum mencukupi. Di lokasi posko setidaknya ada 300 orang dan hanya ada 2 buah tenda peleton yang didirikan oleh pihak TNI. Diinformasikan pula bahwa malam ini PASKHAS akan mengirimkan 4 unit tenda peleton. Di informasikan pula bahwa kondisi shelter, MCK dan infrastruktur serta logistik masih kurang layak ditambah oleh angin kencang dan debu sehingga dikhawatirkan bila tidak ada perbaikan, dalam satu atau dua hari ini akan banyak warga yang mulai terserang penyakit. Diinformasikan pula bahwa satu unit truk PDAM terus berkeliling menyalurkan air bersih di Pameungpeuk.

Tim ICT Airputih dan Indosat M2 dikabarkan telah berhasil membuka jaringan internet di Pameungpeuk yang berlokasi di kantor kecamatan Pameungpeuk. Akses ini terbuka secara luas untuk digunakan oleh warga, relawan maupun wartawan. Kontak person dari Airputih di Pameungpeuk:
- Agus Triwanto: 081334844679
- Nanang Syaifudin: 08113316129

3. Kabupaten Sukabumi
Dari Sukabumi dilaporkan bahwa wilayah yang paling parah adalah Sukabumi bagian selatan, yaitu Kecamatan Lengkong. Sekitar 400 rumah mengalami kerusakan. Sehingga jumlah kerusakan rumah di Sukabumi adalah 1.240 rumah rusak berat dan 1.959 rumah rusak ringan. Demikian diungkap oleh ketua Satlak PBA Sukabumi yang juga adalah Komandan Kodim, Letkol (Kav) Muhammad Yusuf melalui Tribun Jabar. Dandim juga menyatakan bahwa Pemda Sukabumi akan membantu perbaikan rumah sebesar 2 juta rupiah untuk rumah rusak berat dan 1 juta rupiah untuk rusak ringan (tribunjabar 10.08)

4. Kabupaten/Kota Tasikmalaya
Melaui PPK-DEPKES, diinformasikan bahwa Dinkes Kab. Tasikmalaya masih membutuhkan bantuan 20 tenda peleton, 500 buah veldbed, 20 kantong mayat dan 1.500 lembar selimut.
Sementara itu data kerusakan yang dilansir oleh Pemkab Tasikmalaya adalah:
Korban jiwa 4 orang, luka berat 60 orang, luka ringan 29 orang, rumah rusak berat 3289 unit, rumah rusak ringan 6325 unit, mesjid 103 unit, madrasah 44 unit, sekolah 44 unit, kantor desa 17 unit, kantor kecamatan 6 unit, GOR 1 unit, ponpes 2 unit.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jl. Mayor Utarya No. 1 Tasikmalaya, Tlp. 0265-333154, 333157 dan fax. 0265-333937

5. Kabupaten Bandung
Pantauan dari Pangalengan titik-titik pengungsian dan posko yang dibuat warga tersebar di sepanjang jalan sejak sebelum masuk ke kota Pangalengan. Malam ini banyak pengungsi yang masih tidur di pinggir (bahkan di badan jalan) dengan alas tidur seadanya.

Dari Posko Bersama STKS Bandung, IMAKES, Bandung Solidarity, PJB, Mahawarman dan Jabar Peduli di desa Sukamanah, Pangalengan dilaporkan bahwa tambahan logistik mulai berdatangan dari berbagai pihak. Yang sempat tercatat adalah 2 unit tenda peleton, 2 unit tenda regu, air mineral, mie instan, beras, minyak goreng, unit dapur umum, susu bubuk dan kopi instan serta 1 paket obat-obatan bencana dari Dinkes Provinsi Jawa Barat. Kekuatan personil gabungan tercatat lebih dari 50 orang. 30 orang diantaranya merupakan relawan medis dari IMAKES yang secara bergantian melakukan layanan medis mobil dengan pola jemput bola langsung ke rumah-rumah penduduk. Selain itu posko medis juga dibuka 24 jam untuk melayani warga yang datang berobat. Pola jemput bola dilakukan karena banyak warga yang tidak mau jauh meninggalkan rumah dan lebih memilih tidur di sekitar area rumah yang hancur. Dilaporkan sebagian besar dari 20 RW yang ada di desa Sukamanah dalam keadaan rusak berat. Namun sayangnya kami belum mendapatkan data assessment yang lebih detil.
Di depan posko bersama juga tadi malam sedang dibangun posko Pikiran Rakyat dan posko Indofood Peduli.
Rencana operasi sampai dua hari kedepan adalah tetap melakukan layanan medis sambil memperkuat data assessment. Kondisi di lokasi masih relatif tertib walaupun dikabarkan ada sebagian warga yang sempat berselisih mengenai pembagian logistik.
Untuk listrik PLN, mulai tadi sore jaringan listrik di Pangalengan sudah mulai menyala kembali.

6. Kabupaten Bandung Barat
Di Kab. Bandung Barat hingga pukul 21.00 WIB data dari Kepala Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kab. Bandung Barat, Momon Suherman mencatat 60 rumah rusak berat dan rusak ringan. Di antaranya di Kec. Sindangkerta, Rongga, Cisarua, Batujajar, Cihampelas, Ngamprah, dan Cililin.

Di Desa Baranangsiang Kec. Cipongkor, Kepala Desa Heri mengatakan, dari satu dusun di desa tersebut terdapat 51 rumah yang mengalami rusak berat dan rusak ringan. Sementara itu, satu warganya meninggal akibat serangan jantung. (bandungbaratkab.go.id 10:05)

Dilaporkan juga oleh detiknews bahwa satu hotel di depan Polres Lembang yaitu hotel Pesona Bamboe mengalami amblas satu lantai. Hal ini menyebabkan 2 mobil dan 10 unit sepeda motor tertimbun.

7. Kabupaten Bogor
Data sementara yang terhimpun adalah tercatat 281 rumah mengalami kerusakan di Kec. Caringin, 40 rumah rusak di Kec. Megamendung, 6 rumah rusak di Kec. Cisarua. Sedangkan korban jiwa yang meninggal dunia tercatat dua orang (pikiran rakyat 21:13).
Adapaun bangunan yang rusak, terdata 702 rumah warga yang tersebar di 10 kecamatan .Dari jumlah tersebut, 156 rumah rusak berat, sehingga sama sekali tidak dapat dihuni lagi, sebab roboh total atau doyong yang rawan roboh total. Sisanya, rusak sedang atau ringan.
Korban bencana gempa yang paling banyak adalah warga Caringin, di mana dari 156 rumah yang teribas gempa, 103 rumah mengalami rusak berat. Di Kecamatan Megamendung, 231 rumah dilaporkan rusak, namun hanya 7 rumah yang rusak berat. Banyak rumah rusak berat akibat gempa juga dilaporkan dari Kecamtan Cigombong, yakni 31 rumah rusak berat dan 73 rusak ringan (kompas 18:24) 

8. Kabupaten Ciamis
Dari beberapa wilayah, kerusakan parah terjadi di wilayah Lembursitu, Kelurahan/Kecamatan Ciamis. Dari dua RT saja tercatat 27 rumah yang rusak berat dan ringan. Sebagian di antaranya luluh lantak rata dengan tanah.
Selain itu berbagai fasilitas seperti sekolah, bank maupun kantor pemerintah juga rusak. Sekolah yang rusak di antaranya MAN2 Ciamis, Unigal, Akper dan lainnya. Kemudian BRI Ciamis, Toserba Yogya, Gedung DPRD, Gedong Pramuka, GOR Panjalu, sejumlah masjid dan lainnya juga rusak. (pikiran-rakyat 2/9 21:23)
Beberapa wilayah yang terkena bencana gempa dan termasuk paling parah adalah Kecamatan Purwodadi, Banjarsari dan Mangunjaya.
Sementara wilayah Ciamis Utara yang juga menjadi korban gempa di antaranya Kecamatan Baregbeg, Panjalu dan Rajadesa (pikiran-rakyat 17:50).

9. Kabupaten Purwakarta
Di Purwakarta, 39 rumah yang mengalami kerusakan tersebar di Desa Pasirangin, Nangewer, Linggasari, Mekarsari, dan Depok, semuanya di Kecamatan Darangdan. Satu pesantren di Pasirangin juga rusak parah. Bupati Purwakarta telah membagikan sumbangan pada para korban gempa. (tempointeraktif)

10. Kabupaten Kuningan
Ratusan rumah rusak berat dan ringan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kecamatan Darma. Data dari pihak kecamatan setempat menyebutkan 94 rumah rusak, yang 33 rumah di antaranya rata dengan tanah. Kecamatan lain yang mencatat kerusakan rumah yakni Cilebak (24), Ciniru (5), Selajambe (8), Karangkanca (13) dan Ciwaru (5). Belum ada laporan korban tewas dari pihak Pemkab Kuningan. Para korban yang rumahnya hancur kini ditampung di tenda darurat dan masjid (bisnis.com).

Sementara itu dari Bagian Kesra Setda Kuningan menginformasikan kerusakan yang terjadi (data per tanggal 2 september)

Kecamatan Cilebak :
1. Desa Mandapajaya : tiga bangunan rumah ambruk, lima rumah rusak sedang dan delapan rumah rusak ringan.
2. Desa Legokherang : Satu rumah ambruk, 15 rusak sedang dan satu rumah rusak ringan.
3. Desa Cilebak : Satu rumah rusak sedang
4. Desa Bungurberes : Satu rumah rusak ringan
5. Desa Patala : Tiga Rumah Rusak Sedang
6. Desa Jalatrang dua rumah rusak ringan Kecamatan Kadugede : Desa Cisukadana : Dua rumah rusak ringan

Kecamatan Karangkancana :
1. Desa Margacina : Satu rumah rusak berat, enam rumah rusak sedang dan 24 rumah rusak ringan.
2. Desa Kaduagung : Dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan.
3. Desa Jabranti Tiga rumah rusak ringan.

Kecamatan Selajambe :
1. Desa Padahurip Satu rumah rusak sedang, empat rumah rusak ringan
2. Desa Selajambe Tiga rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan
3. Desa Cantilan Enam rumah rusak ringan
4. Desa Ciberung Satu rumah rusak ringan

Kecamatan Ciwaru :
1. Desa Sagaranten : Delapan rumah rusak sedang dan 32 rumah rusak ringan 2. Desa Sumberjaya : Enam rumah rusak sedang dan 44 rumah rusak ringan
3. Desa Citundun : Satu rumah rusak sedang

Kecamatan Darma :
1. Desa Sakerta Timur : Tiga rumah rusak berat, 16 rumah rusak sedang dan 16 rumah rusak ringan.
2. Desa Sakerta Barat : empat rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan
3. Desa Cageur : Dua rumah rusak sedang, Delapan rumah rusak ringan
4. Desa Cipasung Empat Rumah rusak sedang, Delapan rumah rusak ringan
5. Kawahmanuk Satu rumah rusak sedang, 11 rumah rusak ringan
6. Situsari 14 rumah rusak sedang dan 38 rumah rusak ringan
7. Gunungsirah Enam rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan
8. SD Siujarasa dua bangunan rusak ringan

Kecamatan Subang : Kantor Polsek, Puskesmas dan Rumah dinas camat rusak ringan.

11. Kabupaten Indramayu
-tidak ada berita baru-

12. Kabupaten Subang
Dari Subang, data yang diperoleh menyebutkan jumlah rumah yang mengalami kerusakan di wilayah Subang tercatat 68 rumah, masing-masing 60 rumah di Desa Cibitung, tujuh rumah di Desa Cibeusi, dan satunya lagi di Desa Palasari. Satu bangunan masjid juga hancur. Diinformasikan bahwa Kabupaten Subang juga memiliki dana tak tersangka sebesar 2 miliar yang dapat dipergunakan untuk penanganan gempa (tempointeraktif).

TELKOM
PT Telkom Indonesia Tbk, menyatakan jaringan telekomunikasinya di wilayah gempa, Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar, tetap aman. Meski sebagian kantornya mengalami kerusakan. (tempointeraktif 2/9 20.31)

PSDA DAN BENDUNGAN
Gubernur Jawa Barat hari ini telah menginstruksikan Dinas PSDA untuk memeriksa seluruh waduk yang ada di Jawa Barat. Namun belum diperoleh perkembangan berita selanjutnya.

- Respon Nasional -

1. IOF Peduli akan menerjunkan 4 unit mobil dan satu cargo dapur umum ke daerah Cianjur. Diperkirakan akan menuju Cikangkareng, Cibinong.

2. TRABAS akan meluncurkan tim advance yang terdiri dari 3 unit motor trail untuk membantu assessment dan operasional posko ke tiga titik bencana di Pangalengan, Pameungpeuk dan Ciamis.

3. Tim Jakarta Rescue dikabarkan sudah berada di lapangan.

4. Tim Global Rescue dikabarkan akan menuju Pangalengan hari ini.

5. Beberapa kelompok masyarakat mulai membuka akses untuk penerimaan bantuan. Diantaranya adalah lembaga katedral dan komunitas Common Room.

6. Land Rover Club Bandung telah mengirimkan unit kendaraan ke Pameungpeuk dan bersedia menyediakan dukungan transportasi kendaraan 4x4 termasuk driver (minus bbm) untuk pendukungan operasi penanganan gempa Jawa Barat.

7. Tim dari Walhi Jabar, SKEPO, KMPA, dan FKKBPA, Unisba, Unpad, Unpar, ITB dan berbagai perguruan tinggi juga sedang melakukan koordinasi dan assessment serta pendukungan operasi di berbagai wilayah terkena bencana.

- Respon Internasional -

1. UN Joint Assessment Team yang terdiri dari UNDP, WFP, OCHA, World Bank, UNICEF dan UNDSS dilaporkan akan menuju Bandung untuk melakukan assessment. (reliefweb)
	
2. GlobalMedic’s South East Asian Field Office, yang berbasis di Yogyakarta, telah diterjunkan ke sekitar lokasi gempa untuk melakukan komprehensif assessment. Pada saat penggalian data selesai, GlobalMedic akan menentukan respon yang perlu diberikan (reliefweb).
	
3. CWS Indonesia sedang mengirimkan assessment tim ke daerah terdampak untuk menentukan kebutuhan dan respon yang dimungkinkan (reliefweb).
	
4. Personil dari Wolrd Vision sedang menuju Bandung untuk melakukan assess terhadap dampak gempa.

KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
jabarpeduli@gmail.com

Nomor rekening penggalangan dana recovery korban gempa:
BANK JABAR #00019692851000 a/n Andar Manik

KONTAK LAIN:
Bandung:
Andar Manik (andar.manik@gmail.com), echo (unregister@gmail.com)

Posko Bersama Sukamanah Pangalengan:
Herry Sutrisno +62 857 2037 2986, Lena +62 22 7788 8014

Posko Wanadri Pameungpeuk:
Feby (feby_ara@yahoo.com, +62 8132 145 947*)

Posko Sekretariat Wanadri:
Jl. Aceh 155, 022 4206440

Trabas: Ook +62 8522 444 4168*
Land Rover Club Bandung: Asor (gassor@gmail.com)

**laporan perkembangan gempa jawa barat sebelumnya dapat diakses melalui milis jabarpeduli.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://poskojabar.blogsome.com/2009/09/04/laporan-perkembangan-gempa-jawa-barat-4/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com