JAWA BARAT PEDULI

September 10, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #7

Laporan Perkembangan Situasi Pasca Gempa Jawa Barat #7
tanggal publikasi: 10 September 2009 pukul 23:00

.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!.
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Data Kerusakan dan Korban -

Kerusakan yang terjadi akibat gempa 7.3 skala richter pada tanggal 2 September 2009 telah meliputi 14 kabupaten /kota di Jawa Barat.
Sampai dengan tanggal 10 September 2009, pukul 12.00 WIB, perkembangan data korban meninggal akibat gempa di  Provinsi Jawa Barat sebanyak 80 orang, 1.142 orang mengalami luka, 47 orang masih dinyatakan hilang dan 31.580 KK (186.637 jiwa) mengungsi. Korban meninggal terbanyak terdapat di Kab. Cianjur (28 orang) dan Kab Bandung (22 orang), sedangkan untuk jumlah pengungsi terbanyak terdapat di Kab. Bandung (76.665 orang) kemudian Kab. Ciamis sebanyak 26.266 orang.
 
Data kerusakan rumah penduduk sampai saat ini terus bertambah, sebanyak 67.760 unit rusak berat dan 150.839 unit rusak ringan. Penambahan data kerusakan juga terjadi pada data Sekolah sebanyak 1.193 unit rusak berat dan 1.664 unit mengalami rusak ringan.

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah, dampak dari gempa hanya melanda Kabupaten Cilacap. Tidak dilaporkan adanya korban meninggal namun sebanyak 1.348 orang mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan. Jumlah rumah penduduk yang rusak akibat gempa berjumlah 3.565 dengan rincian 1.220 unit rusak berat dan 2.345 unit rusak ringan.

Masing-masing Satlak PB/BPBD setempat masih melakukan pendistribusian bantuan tanggap darurat berupa pangan dan non pangan, melakukan pelayanan kesehatan dan melakukan pendataan korban dan kerusakan.

Sedangkan di Kabupaten Cianjur, evakuasi korban tertimbun di desa Cikangkareng masih terus berlanjut, baik menggunakan alat berat maupun dengan cara tradisional. (Laporan Pusdalops BNPB)

- Waduk dan Situ -

Data terbaru yang diterima Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat menyatakan adanya keretakan di beberapa situ yang ada di Jawa Barat bagian selatan pasca-terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,3 SR yang mengguncang Jabar, Rabu (2/9).

Kepala Dinas PSDA Jabar Iding Srihadi A mnegungkapkan setidaknya ada tiga situ di wilayah Jabar selatan yang mengalami kebocoran akibat gempa bumi. Ketiga situ tersebut yakni Situ Sukarame, Situ Cisanti, dan Situ Gede. Kebocoran dan retakkan yang dialami ketiga situ tersebut, papar Iding, sudah cukup besar, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan.

Selain kebocoran pada beberapa situ, Dinas PSDA Jabar juga menemukan adanya kerusakan di beberapa saluran irigasi di wilayah Jabar selatan. Namun, kata Iding, kerusakan yang terjadi di beberapa saluran irigasi seperti irigasi merjan dan irigasi padawaras, tidak mengganggu suplay air di wilayah alirannya. (tribunjabar 20.17)

- Perkembangan Situasi Umum -

1. Bupati Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara Muhammad Kasuba menberikan bantuan dari warga Halmahera Selatan sebesar Rp 100 juta untuk korban gempa, kemarin, 9 September 2009. Bantuan diterima oleh Gubernur Jawa Barat. (vivanews 9/9 13.06)

2. Bantuan dari pemerintah Qatar berupa logistik sebanyak 30 ton atau senilai US$ 900 ribu. diserahkan Letnan Kolonel Khames M. Al-Moraikhy, pimpinan rombongan dari Qatar di Posko Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Jawa Barat dan diterima oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat Lex Laksamana. (vivanews 15.54)

3. PT. Pupuk Sriwijaya mewakili masyarakat Sumatera Selatan turut berbelasungkawa dan memberikan bantuan berupa uang senilai Rp. 100 juta. (vivanews 15.54)

4. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Paskah Suzetta menyatakan bahwa masa tanggap darurat selesai pada 16 September 2009. Akan dilanjutkan dengan memasuki tahap penghitungan kerusakan dan kerugian akibat gempa yang akan berlangsung hingga pertengahan Oktober 2009. Selanjutnya, tahap rehabilitasi dan rekontruksi, di mana pada tahap ini akan dilakukan perbaikan sarana umum, seperti masjid dan sekolah, dan dilanjutkan pembangunan rumah penduduk, dan ditargetkan selesai pada Januari - Pebruari 2010. (elshinta 5.06)

5. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryaman saat menerima bantuan dari warga Halmahera Selatan menyampaikan ide mengenai adanya mekanisme bagaimana dana bencana dapat dikumpulkan dari seluruh Indonesia per kabupaten/kota dan tingkat propinsi. Jika saatnya tiba maka dana-dana tersebut langsung dapat dikucurkan guna membantu wilayah yang terkena bencana (kominfo)

6. PMI menerima bantuan dari PT. Summit Auto Group sebesar 200 juta rupiah dan diterima oleh Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad di Jakarta (pmi news).

7. Manajer Komunikasi PT PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten, Adang Zarkasih menyampaikan bahwa korban gempa di Jawa Barat dibebaskan dari biaya pemasangan listrik baru. Disampaikan pula bahwa dari 20.000 pelanggan PLN yang menjadi korban gempa, sebanyak 5.500 rumah warga yang rusak parah, instalasi listriknya ikut hancur.

- Perkembangan Masalah Kesehatan -

1. Dari Garut dilaporkan adanya masalah gangguan jiwa pada para pengungsi. Kondisi mereka antara lain kerap gelisah dan cemas akibat dihantui berbagai ketakutan yang berlebihan. Demikian diungkap Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Garut, Hendy Budiman. Kasus paling banyak terjadi di desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, disusul Kecamatan Cikelet dan Pameungpeuk (tvone 10.34). Untuk itu enam dokter ahli jiwa dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, hari ini akan tiba di desa Toblong untuk melaksanakan pelayanan serta pelatihan para kader kesehatan jiwa (kompas 16.55)

2. Data permasalahan kesehatan di Garut dilaporkan 784 pengungsi menderita insfeksi pernapasan atas, 510 myalgia (penyakit otot dan tulang), 410 (mag), 134 penyakit mata, 104 diare serta 78 penyakit kulit (tvone 10.34).

3. Dari Cianjur dilaporkan ratusan anak-anak korban gempa bumi di tenda pengungsian di Desa Jayapura, Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai terserang muntaber. Mereka dilarikan ke Puskesmas dan Posko Kesehatan yang ada. Disebutkan gejala penyakit muntaber meningkat akibat mereka tidur di tenda yang penuh debu. Sehingga makanan yang dimakan terkena bakteri. (elshinta 16.06)

- Perkembangan Dari Daerah -

Kabupaten Garut
1. Pengungsi di Kecamatan Peundeuy dilaporkan ada lebih dari 6.000 jiwa. Dimana 700 diantaranya terkonsentrasi di beberapa titik pengungsian di desa Toblong (tvone 10.34). Dilaporkan pula bahwa gempa susulan masih terasa dan warga masih trauma. Bantuan yang paling dibutuhkan antara lain tenda, selimut, makanan bayi, susu dan sembako. Bantuan yang datang hari ini dari tim Bakrie Untuk Negeri (BUN) berupa air mineral, mie instan, selimut dan tenda yang diterima langsung oleh Camat Peundeuy, Rosidin. (vivanews 10.10)
Profil kecamatan Peundeuy: http://sikec.garutkab.go.id/UserFiles/File/peundeuy2009.pdf

Kabupaten Ciamis
1. Sekda Ciamis, Drs H Dayat Hidayat Kartasasmita yang juga Ketua Umum Satkorlak PB Ciamis menyatakan bahwa pencairan dana tak tersangka (DTT) untuk tanggap darurat bencana sejumlah 1.5 miliar rupiah akan dilakukan hari ini atau paling lambat Jum’at besok (11/9) (tribunjabar 10.55)

Kabupaten Bandung
1. Dari Pangalengan dilaporkan bahwa walaupun bantuan terus menerus mengalir, namun tetap saja kurang. Tidak saja makanan pokok dan beras namun juga susu bayi. Untuk itu Camat Pangalengan, Haris Taupik mengimbau agar para ketua RT membuat ajuan kepada RW, RW ke desa kemudian dari pihak desa ke kecamatan untuk ditindaklanjuti (tribunjabar 11.49)

2. Tim assessment FKKBPA melaporkan bahwa ada dua RW di ds. Mekarwangi, Kec. Lembang yang terdapat 23 unit rumah yang rusak sedang dan berat namun masih dapat ditempati apabila dilakukan perbaikan dan saat ini menunggu bantuan berupa bahan bangunan.

Kabupaten Bandung Barat
1. Dari Kp. Panyindangan, Ds. Cipongkor, Kab. Bandung Barat dilaporkan pengungsi masih berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Bantuan bahan makanan dan obat-obatan masih sangat terbatas. Dan lantaran sulit mendapatkan air bersih banyak pengungsi menderita gatal-gatal. Dari laporan sebelumnya tercatat 2.426 rumah rusak di Bandung Barat yang tersebar antaranya di Kec. Sindangkerta, Rongga, Cisarua, Batujajar, Cihampelas, Ngamprah, Cililin dan Cipongkor.
Untuk Cipongkor dilaporkan oleh Bpk. Momon, Kesbangpolinmas Bandung Barat ada 250 pengungsi yang masih kekurangan bahan makanan pokok dan lauk pauk.

Kabupaten Cianjur
1. Batas pencarian terhadap puluhan korban longsor di Kampung Babakan Caringin, Desa Pamoyanan, Cibinong, Cianjur akan dihentikan pukul 16.00 WIB sore Kamis (10/9). Sebelumnya, masa evakuasi telah diperpanjang dua hari dari jadwal semula tanggal 8 September lalu. BNPB memastikan tidak akan ada lagi perpanjangan karena kondisi jenazah dipastikan sudah rusak dan para petugas sudah mengalami kesulitan untuk mencari korban.
Salah seorang warga mengaku pasrah dengan keputusan itu (elshinta 10.28).
Namun berita itu dibantah oleh Deputi Penanganan Darurat BNPB, Sutrisno. Disampaikan bahwa pemerintah akan tetap melakukan pencarian sampai 14 hari setelah kejadian (kompas 16.41).
Dilaporkan bahwa pencarian hari ini dan dua hari kebelakang yang dilakukan oleh tim Basarnas, PMI, aparat TNI/POLRI dengan dibantu masyarakat tidak membuahkan hasil. Diperkirakan masih ada 42 korban yang terkubur sementara 28 korban tewas berhasil dievakuasi (tribunjabar 12.23).

Kabupaten Tasimalaya
1. Distribusi bantuan yang dirasakan pengungsi kurang merata. Di Bojonggambir, pengungsi mempertanyakan masalah distribusi logistik pada petugas. Ny. Ade Mulyati menyampaikan "Saya lihat banyak bantuan disumbangkan bahkan dari pemerintah juga memberikan bantuan, tapi yang saya tahu selama ini hanya menerima beras 1 kg dan beberapa bungkus mie," katanya. Tokoh masyarakat setempat juga mengharapkan ada sikap profesional dari petugas dalam penyaluran bantuan. (antaranews 22.25)

2. Di Kampung Pasir Gede, Sukahening, Tasikmalaya muncul semburan lumpur yang berbau belerang menyengat. Semburan ini adalah yang ketigakalinya setelah tahun 1970 dan 1980. Penelitian sementara dari ITB melaporkan bahwa semburan tidak mengandung material racun dan tidak membahayakan. Walaupun tidak diketahui kapan akan berhenti. (liputan6 21.32)

- Respon Relawan -

1. 4 kendaraan gardan ganda membawa 12 orang persnoil dari Bandung Solidarity, Mahawarman, dan STKS Bandung meluncur ke Garut untuk mendistribusikan logistik ke wilayah yang kurang terjangkau bantuan. Logistik yang dibawa antara lain air mineral 26 dus, susu ultra 22 dus, sarden 250 kaleng, pakaian, beras 22 karung. Dilaporkan tim berhasil mendistribusikan ke beberapa titik desa antara lain ds. Panyindangan dan ds. Depok Kec. Cisompet kemudian ds. Sukanagara, Kec. Peundeuy dan beberapa  titik di Kec. Cikelet serta Kec. Pameungpeuk. Tim hari ini juga langsung kembali ke Bandung untuk besok hari melakukan dukungan untuk layanan medis di Pangalengan. Tim melaporkan bahwa jalur perjalanan ke Garut Selatan melalui Cikajang - Pameungpeuk dalam kondisi aman.

2. 1 unit kendaraan Land Rover dari LRCB meluncur dengan membawa 6 orang personil dari KMPA/FKKBPA-BR untuk memberikan pendampingan di posko pengungsi yang terletak di ds. Panyindangan, Kec. Cisompet. Rencananya besok akan ada pemberangkatan relawan dari Universitas Parahyangan ke lokasi yang sama.

3. Relawan medis dari STIKES Dharma Husada hari ini memberikan pelayanan medis di Kec. Cibinong, Cianjur. Dan pada malam hari akan mundur kembali ke Bandung.

4. Beberapa relawan privat rencananya akan bergerak ke Tasikmalaya pada hari Sabtu 12/9 untuk melakukan dorongan logistik ke Sodonghilir, Tasikmalaya.

5. Grup Motor Besar, Harley Davidson Club Indonesia rencananya akan memberikan bantuan logistik ke Pangalengan pada hari Sabtu 12/9.

6. Trabas melaporkan sudah tersedia 6 roll (@100 meter) tarpaulin yang siap didistribusikan.

7. Posko BK. Katedral melaporkan tersedia logistik berupa selimut 2 koli, pakaian, dan logistik makanan yang siap di distribusikan.

8. Dari Posko Wanadri di Citere dan Gunung Cupu, Pangalengan dilaporkan kegiatan yang dilakukan adalah pendistribusian logistik dan assessment. Tim diperkirakan akan mundur pada hari Jum’at 11/9 besok.

9. Tim IOF Peduli-Basarnas dari Jakarta sudah bergerak mendistribusikan logistik ke Pangalengan. Besok direncanakan ada 16 kendaraan yang membagikan 1000 paket logistik ke beberapa titik.

- Respon Internasional -

1. Rapat koordinasi yang difasilitasi oleh UN-OCHA dan dipimpin oleh BNPB sedianya telah dilaksanakan pada sore hari tadi pukul 15.00 bertempat di STKS Bandung. Rapat dihadiri oleh liaison officer dari Lembaga Swadaya Masyarakat Internasional dan partnernya di Indonesia.
Pada rapat sebelumnya telah ditentukan focal point di seluruh kabupaten terdampak.

2. 7 LSM lokal, 13 NGO internasional dan 4 negara donor turut serta dalam penanggulangan gempa Jawa Barat yang difasilitasi oleh Agensi PBB, UN-OCHA.

3. Distribusi logistik yang telah dilakukan dan terdata per 9 september 2009 pkl 15.16 termasuk dari BNPB Departemen Sosial dan PMI adalah: Beras 31 ton, tenda peleton 40 unit, tenda regu 400 unit, tenda keluarga 511 unit, tarpaulin 10.628 lembar, dapur umum 101 unit, selimut 4.244 unit, sarung 914 unit, tikar 1.550 unit, kit anak 909 unit, kit hygiene 875 unit, kit bayi 250 unit, sandang 2.000 stel, genset 2 unit, sarden 56.040 kaleng, kecap 5.540 botol, sambal 5.520 botol, minyak goren 962 liter, mie isntan 38.947, garam 100 bungkus, paket makanan 1.506 unit, teh 100 bungkus, gelas 40 unit, piring 40 unit, kelambu 50 unit, jala plastik 50 unit, tambang 8 unit, midwifery kit 20 unit, kit ibu hamil 50 unit, kit ibu melahirkan 50 unit,     kit keluarga 1.500 unit, perpustakaan berjalan 1 unit, toilet berjalan 6 unit, air bersih 16.000 liter, tangki air 2 unit dan lampu badai 409 unit.

**********

*publikasi ini dikirimkan ke milis jawa barat peduli dan seluruh daftar kontak penanggulangan bencana gempa Jawa Barat. Apabila anda ingin keluar dari sirkulasi publikasi ini cukup kirimkan email dengan judul unsubscribe pada jabarpeduli@gmail.com
**untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli atau melalui milis.
***publikasi perkembangan situasi pasca gempa jawa barat akan dihentikan sementara sampai ada perkembangan lebih lanjut dari lapangan.

**********

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://poskojabar.blogsome.com/2009/09/10/laporan-perkembangan-situasi-pasca-gempa-jawa-barat-7/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com