JAWA BARAT PEDULI

October 1, 2009

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Padang - SitRep #2

Filed under: Data dan Informasi

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Padang - SitRep #2

tanggal publikasi 30 September 2009 pukul 12.20 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Situasi Umum -

1. Gempa kembali mengguncang Sumatera. Pada 1 Oktober 2009 pukul 8.52, gempa terjadi di 2.5°LS 101.6°BT berkekuatan 7.0SR dengan kedalaman 10 km, posisi episenter gempa terletak di
- 155 km (95 miles) NNW Bengkulu
- 225 km (140 miles) Tenggara Padang
- 46 km Tenggara SUNGAIPENUH, JAMBI

Berikut data intensitas gempa yang terjadi pagi tadi menurut USGS.

MMI    Kota        Populasi
——————————–
VI    Sungaipenuh    95k
IV    Curup             46k
IV    Bengkulu         309k
IV    Lubuklinggau    148k
IV    Solok              48k
IV    Padang           840k
IV    Sijunjung         27k
IV    Jambi             420k
III    Pagaralam        70k
III    Pariaman          92k
III    Lahat              65k
III    Mandahara       56k
III    Kualatungkal     33k
III    Bukittinggi        98k
III    Payakumbuh    121k
III    Simpang           36k
III    Tanjungagung    53k
III    Perabumulih     103k
III    Baturaja          134k

Gempa ini diinformasikan memiliki daya rusak yang lebih hebat daripada gempa 7.6SR pada 30/9 dan terasa lebih kuat oleh masyarakat di sekitar episenter.

2. Sebanyak 30 rumah warga di dua desa, yakni Desa Lolo dan Sungai Hangat, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, berjarak 410 Km barat Kota Jambi, rusak akibat gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter yang mengguncang daerah itu. Namun, pemerintah daerah sampai kini belum bisa memastikan tingkat kerusakan tersebut. Berdasarkan laporan warga dan kepolisian setempat, selain dua desa yang rumah warganya rusak, diperkirakan rumah warga yang ada di Kecamatan Mukai Tinggi, Siulak, Kayu Aro dan Gunung Kerinci juga mengalami rusak akibat gempa itu.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kerinci telah mempersiapkan tim untuk melakukan tanggapan terhadap kejadian gempa tersebut (kompas 10.42).

3. Di Lampung Barat dilaporkan banyak rumah warga mengalami retak dan barang-barang di dalam rumah berjatuhan akibat dua gempa yang mendera Sumatera tersebut (suara merdeka 8.14).

4. Korban jiwa akibat gempa Sumatera Barat 30/9 sampai pukul 10.00 hari ini mencapai 200 jiwa. 

5. Ratusan jiwa diperkirakan masih terjebak dalam reruntuhan gedung di Padang.

6. Alat berat sudah mulai diperbantukan untuk mengangkat reruntuhan dan menghancurkan puing. Namun demikian masih dibutuhkan banyak armada alat berat untuk mempercepat evakuasi dan penyelamatan korban. Sayangnya hal ini terkendala akses jalan darat yang terputus.

7. Kebutuhan mendesak di lokasi bencana diantaranya adalah makanan siap saji, tenda, tim medis dan obat-obatan

8. Ratusan warga Desa Air Manis, Desa Sungai Paku dan sejumlah desa lain di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, yang rumahnya ambruk akibat gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR), Rabu (30/9) sore, hingga kini masih mengungsi ke perbukitan Padang Olo (tvone 11.00).

- Akses Transportasi -

1. Jalan akses transportasi darat ke pelabuhan di Padang tertutup longsoran batu. Demikian juga akses rel kereta api (republika  08.59).

2. Akses transportasi udara ke Bandara Udara Tabing dan Bandar Udara Internasional Minangkabau sudah terbuka sejak tadi malam pukul 22.00. Penerbangan sipil sudah berjalan meskipun masih terkendala gangguan komunikasi.

3. Jalur transportasi darat dari Bukittinggi, Medan hingga Bengkulu terputus. Demikian juga dari Padang - Padang Panjang - Bukittinggi terutup longsoran (okezone 30/9 22.53). Longsoran terjadi pada 3 titik di wilayah Singgalang (BNPB 08.49). Longsoran dilaporkan juga terjadi di kawasan Silaing Bawah (antaranews 06.05)

4. Akses jalan menuju Padang melalui Bungus Teluk Kabung terputus (antaranews 06.05).

5. Di wilayah Siguntur, Kecamatan Pesisir Selatan, Padang banyak rumah yang rubuh dan akses jalan terputus akibat banyak longsoran batu dan batang kayu sehingga truk tidak bisa melintas. Namun kendaraan roda dua dan minibus masih bisa lewat jika terpaksa.

6. Akses yang terbuka dilaporkan adalah melalui Solok. Perjalanan menuju Padang ditempuh dalam waktu 4 jam (antaranews 06.05)

- Infrastruktur, Telekomunikasi, Listrik dan BBM -

1. Listrik di kota Padang dilaporkan belum berjalan dengan normal. Sedikitnya 5 Gardu Induk (GI) dari 11 GI PT PLN (Persero) untuk sistem kelistrikan Sumatera Barat dengan kapasitas 150 kv yang belum bisa dioperasikan. Diantaranya GI Pauh Limo (kerusakan pada Trafo), GI Lubuk Alung (kerusakan CVT dan Wave trap), GI Maninjau (kerusakan CT dan Wave trap), selain itu ke 5 GI tersebut juga mengalami kerusakan gedung dan sarana lainnya (inilah.com 09.59).

2. Menteri Telekomunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh memastikan pembenahan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi yang rusak akibat gempa bumi di Sumatera Barat akan segera dilakukan setelah fase darurat selesai (kompas 9.30).

3. Beberapa gedung kantor Telkom, termasuk Gedung Sentral Telepon Otomat (STO) Padang, STO Sungai Limau (Pariaman) dan STO Balai Salasa (Painan) rusak parah. Hingga Kamis pagi, 42 dari 90 BTS Flexi di Sumatera Barat dalam keadaan turun, karena catu daya hanya bisa bertahan enam jam, sedangkan tidak semua BTS bisa tercapai semua oleh genset.
Sementara di Kota Padang dari 25 BTS yang ada, 20 BTS belum bisa berfungsi, dan BTS lainnya yang berada di sekitar kota Padang, sebanyak 22 BTS tidak berfungsi, sedangkan 65 BTS masih berfungsi. Kendala utamanya selain kerusakan BTS dan gedung kantor juga adalah pasokan listrik dari PLN yang belum pulih. (kompas 9.30).

4. Telkomsel masih berupaya untuk memulihkan jaringan selular di wilayah terdampak. Diberitakan gempa merusak inti jaringan transmisi sehingga membutuhkan upaya yang besar untuk pemulihan (kompas 9.30).

5. Pertamina melaporkan dampak gempa terhadap instalasi dan fasilitas perusahaan tersebut di wilayah Sumatera Barat tidak terlalu besar. Operasional transit BBM masih bisa berjalan namun terkendala akses ke kota Padang (inilah.com 09.55).

6. Sebagian besar SPBU di Kota Padang dilaporkan rusak. Dilaporkan hanya 6 unit SPBU yang masih bisa berjalan. Pertamina juga akan membuat floating storage offshore untuk menyimpan premium, minyak tanah, dan solar di Dermaga Muarow, guna menjaga keamanan pasokan selanjutnya. Pertamina juga akan membuat Posko Bencana di Sumatera Barat (vivanews 9.44).

- Gelombang Tinggi -

BMKG mengumumkan peringatan dini kemungkinan adanya gelombang tinggi yang mencapai 2 hingga 3 meter di sekitar perairan Sumatera Barat yang dapat berbahaya bagi perahu kecil.

- Respon Pemeritah RI -

1. Pemerintah Pusat telah menyediakan 100 miliar untuk dana tanggap darurat (BNPB 8.49).

2. Bantuan obat-obatan sebanyak 7 ton terdiri dari 5 ton obat untuk anak dan bayi serta 2 ton paket obat darurat beserta 92 dokter orthopedist dan bedah dari Depkes dan Mercy Corps telah dikirimkan pagi ini ke Padang (kontan 10.03). Dua pesawat Hercules, Fokker 50, dan helikopter mengangkut 40 ton bantuan logistik ke Padang. Dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, pesawat bertolak pukul 07.00 WIB (antaranews 07.58)

3. Satu SSK pasukan Brimob Polda Riau diberangkatkan melalui jalur udara melalui pesawat Lion Air. Pagi tadi juga diberangkatkan beberapa unit ambulans.

4. Presiden SBY sepulangnya dari kunjungan G-20 di Amerika diinformasikan hari ini akan langsung terbang menuju Padang.

5. Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB dipimpin langsung oleh Kepala BNPB, Syamsul Muarif pagi ini berangkat ke lokasi. Tim juga membawa barang bantuan diantaranya 20.000 buah tenda, 10.000 buah selimut, dan barang makanan bersama dengan Tim dari Depkes menggunakan dua unit pesawat Hercules dari Halim Perdana Kusuma (BNPB 08.51)

6. TNI AL mengirim KRI Dr. Soeharso dan akan merapat siang nanti di Kota Padang untuk membuat Rumah Sakit apung.  TNI AU juga menyiapkan 2 unit Hercules dan 2 unit pesawat fokker untuk penanganan bencana (BNPB 08.49). Landing Ship Tank (LST) juga dipersiapkan oleh Kolinlamikl untuk memobilisasi jembatan bailey (BNPB).

7. Gubernur Sumatera Selatan mengirimkan tim bantuan ke Padang yang berangkat tadi malam. Tim terdiri dari empat dokter, 10 paramedis, dan dua asisten apoteker serta petugas surveilans, dan empat kendaraan yang berisi obat-obatan dan makanan.

8. Departemen Kesehatan/ PPK-DEPKES telah mendirikan 2 unit rumah sakit lapangan berkapasitas 100 tempat tidur di Padang.

9. Departemen PU mengirim 20 hidran umum dan lima instalasi pengolahan air. Sebanyak dua instalasi berupa mobil truk 2,5 liter per detik dan tiga mobil 900 liter per jam. Departemen juga akan mengirimkan 200 tenda, 100 dari Jakarta dan sisanya dari Palembang. Selain itu dikirimkan pula 100 toilet bongkar pasang dan 100 jerigen.

10. Departemen Sosial telah menyiapkan 10.000 unit tenda gulung.

11. 1 unit Jembatan bailey sudah ada di Padang, direncanakan akan dimobilisasi untuk mempercepat pembukaan akses jalur darat.

- Respon Relawan Nasional -

1. Wanadri sudah menurunkan tim berkekuatan 15 orang dan akan menuju Padang via Jakarta tadi malam. Saat ini tim masih menunggu keberangkatan pesawat di Halim Perdanakusumah.

2. FKKBPA Bandung Raya sudah menyiapkan tim TIREC berkekuatan 10 orang dengan kualifikasi SAR dan Pioneering. Masih diperlukan akses dukungan transportasi menuju ke lokasi.

3. Rumah Zakat Indonesia (RZI) menerjunkan tim relawan siaga bencana dan medis ke Padang. Tim sedianya akan membuka 2 posko di Pariaman dan Padang (okezone 9.59).

4. Relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Kabisat, MPI (Mitra Peduli Indonesia) dan Oxfam membuka posko bersama di Pariaman.

5. Relawan ICT dari Airputih sedang bersiap menuju Padang untuk mendirikan pos IT untuk mendukung BNPB dan Pemda setempat. Tim Advance sudah menuju ke Padang bersama rombongan Dompet Dhuafa, PKPU, Muhammadiyah dan Al Azhar. Diperkirakan siang ini sudah di lokasi (mediacenter.

- Respon Internasional -

1. World Vision Emergency Response Team sedang mempersiapkan keberangkatan ke lokasi namun untuk pengiriman bantuan masih terkendala sulitnya komunikasi dan akses ke wilayah bencana (reliefweb).

**********

*untuk publikasi sebelumnya dapat dibaca di weblog Jawa Barat Peduli atau melalui milis.
**informasi penanganan dan perkembangan gempa dapat rekan-rekan kirimkan kepada kami untuk dapat dikompilasi dan disebarkan kembali pada rilis selanjutnya.

**********

KONTAK:

Jawa Barat Peduli
http://poskojabar.blogsome.com
http://groups.google.com/group/jabarpeduli
jabarpeduli@gmail.com

INDOALERT! dan INDONESIAGA!
http://indoalert.wordpress.com
indoalert@gmail.com

1 Comment »

  1. Maaf, sy cari brita “Respon Relawan Nasional No. 3″ (RZI menerjunkan tim…) di okezone.com jam 9:59 kok ndak ketemu ya. Apa keliru mengutip? Mohon konfirmasi, Trima kasih.

    RE:
    Silahkan,
    http://news.okezone.com/read/2009/10/01/337/261469/rumah-zakat-kirim-tim-medis-ke-sumbar

    -admin

    Comment by ismayudi — October 1, 2009 @ 4:47 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com